Dengan saudara kandung itu ibarat karet, kita mau berselisih paham bagaimanapun tetap akan kembali lagi karena terikat darah.
Ada adab dan sopan santun yang harus dijaga, sejahat apapun perlakuan saudara kandung pada kita namanya tetap saudara kandung.
Perlakuan sinis selama tahunan, tetap sebagai adik harus menjaga adab kepada kakak.
Walaupun bingung kenapa mereka begitu, diri sebagai adik harus tetap profesional memperlakukan kakak kandung.
Tetap ramah walau hati terluka, tetap datang silaturahmi walau tidak mau ketemu, setidaknya diri ini sudah datang menghampiri walaupun ada penolakan secara tidak langsung dengan tidak mau keluar kamar untuk menemui saya.
Kita pernah tinggal satu rumah, bercanda bersama, sedih bersama, susah bersama, senang bersama, pernah tertawa bersama, lari-larian, berbagi makanan, berbagi mainan dan kasih sayang.
Kebencian saudara kandung yang teramat sangat tidak boleh melunturkan kasih sayang kita pada mereka, kenangan indah selama tinggal bersama tidaklah akan luntur dengan perlakuan jahat saudara kandung pada saudara kandung lainnya.
Sampai kapanpun saudara kandung tetaplah saudara kandung tempat kita kembali dan berkumpul.
Teman bisa pergi tapi saudara kandung kemanapun perginya tetap membawa darah kental keluarganya.
#SaudaraKandung
#TantanganMenulisHarike4
#TantanganMenulisGurusiana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar