Sabtu, 12 Februari 2022

#Postingan#TantanganMenulisHarike14#TantanganMenulisGurusiana

Ada seseorang yang postingannya memperlihatkan sebagai pribadi yang kelihatannya bukanlah orang yang kekurangan.

Misalkan posting tentang kepemilikan ruko yang bukan hasil nyicil, kesukaan kepada mobil mewah, memiliki pacar bule, memiliki teman-teman pria bule lainnya yang dibilang kantor cabang yang entah apa maksudnya, saya tidak berani menyimpulkan karena takut salah. 

Sering cerita punya banyak teman di luar negeri yang akan memudahkan dirinya saat jalan-jalan ke negeri orang.

Bahkan setelah suaminya meninggal tidak ada postingan apapun tapi tiba-tiba mengirimkan foto dan video tanpa keterangan yang seolah sedang berada di luar negeri.

Dilihat dari semua keterangan di atas tidak ada kesan sebagai orang yang perlu diberi.

Namun di sisi lain sering marah-marah, mencak-mencak karena tidak ada seorangpun yang membantunya sebagai wanita yang ditinggal suami karena meninggal.

Tidak akan ada yang akan menyangka kalau dirinya membutuhkan bantuan untuk keperluan anak-anaknya yang sering kita sebut anak yatim karena ayahnya sudah meninggal. 

Siapa sangka ternyata memerlukan pertolongan yang tentu saja akan membuat sungkan pemberinya. 

Mungkin akan lebih baik jika kesusahannya tidak diperlihatkan karena kita tidak tahu siapa yang menyukai kita dan siapa yang membenci kita.

Penyuka dan pembenci tentu akan memiliki 2 pandangan yang berbeda saling bertolak belakang. Untuk penyuka akan bersikap simpati beda dengan pembenci tentu akan sebaliknya.

Intinya tidak semua yang terlihat mata sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 

#Postingan
#TantanganMenulisHarike14
#TantanganMenulisGurusiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar