Rani tak henti menasihati Budi anak sulungnya untuk ambil banyak-banyak peluang PTN.
"Aa daftar aja kemana-mana, nanti siapa tahu ada yang nyangkut."
"Iya mi." Kata Budi menjawab pernyataan uminya
Budipun melaksanakan petuah sang umi yang memang tidak ada salahnya dengan mendaftar ke 5 PTN secara mandiri, di luar SNMPTN.
"Aa ga nyoba masuk STAN?, biar kaya abi."
"Enggak mi, aa ga suka ngitung-ngitung."
"Padahal coba aja, kan belum tentu keterima juga, kalau keterima alhamdulillah."
"Enggak mi, aa ga mau."
"Ya udah, ga papa." Ujar Rani. Pengumuman PTN tiba dan rupanya belum rizki buat Budi untuk masuk PTN.
"Mi, aa mau daftar ke UTM ya?" Budi menyampaikan keinginannya pada umminya.
"Ummi sih terserah abi, coba tanya abi."
"Gimana bi, boleh ga?" Kata Budi pada abinya yang sedari tadi asyik di depan komputer.
"Emang biayanya berapa dan sama siapa?" Tanya Doni pada putra sulungnya.
"Belum tahu bi berapa biayanya, daftar bareng Gio dan Mis." Kata Budi.
"Daftar saja dulu, kalau keterima baru kita pikirkan lagi." Doni berujar.
Budipun menjalani proses lumayan njelimet mulai dari pendaftaran online yg bahasanya in English semua yang bisa Budi sedikit atasi dengan bekal kursus Bahasa Inggris setiap minggu dengan Miss Dhea.
#BudiDaftarKuliahBagian2
#TantanganMenulisHarike14
#TantanganMenulisGurusiana