Jumat, 26 September 2014

Rizki

"Rizqi Kita, Soal Rasa" | Salim A Fillah

Aku tahu, rizqiku takkan diambil orang, karenanya hatiku tenang..
Aku tahu, ‘amalku takkan dikerjakan orang, karenanya kusibuk berjuang..
-Hasan Al Bashri-

Pemberian uang yang sama-sama sepuluh juta, bisa jadi sangat berbeda rasa penerimaannya. Kadang ia ditentukan oleh bagaimana cara menghulurkannya.

Jika terada dalam amplop coklat yang rapi lagi wangi, dihulurkan dengan senyum yang harum dan sikap yang santun, betapa berbunga-bunga kita menyambutnya. Apatah lagi ditambah ucapan yang sopan dan lembut, “Maafkan sangat, hanya ini yang dapat kami sampaikan. Mohon diterima, dan semoga penuh manfaat di jalan kebaikan.”

Ah, pada yang begini, jangankan menerima, tak mengambilnya pun tetap nikmat rasanya. Semisal kita katakan, “Maafkan Tuan, moga berkenan memberikannya pada saudara saya yang lebih memerlukan.” Lalu kita tahu, ia sering berjawab, “Wah, jika demikian, kami akan siapkan yang lebih baik dan lebih berlimpah untuk Anda. Tapi mohon tunggu sejenak.”

Betapa berbeda rasa itu, dengan jumlah sepuluh juta yang berbentuk uang logam ratusan rupiah semuanya. Pula, ia dibungkus dengan karung sampah yang busuk baunya. Diberikan dengan cara dilempar ke muka, diiringi caci maki yang tak henti-henti. Betapa sakitnya. Betapa sedihnya. Sepuluh juta itu telah hilang rasa nikmatnya, sejak mula ia diterima.

Inilah di antara hakikat rizqi, bahwa ia bukan soal berapa. Sungguh ia adalah nikmat yang kita rasa. Sebab sesungguhnya, ia telah tertulis di langit, dan diterakan kembali oleh malaikat ketika ruh kita ditiupkan ke dalam janin di kandungan Ibunda. Telah tertulis, dan hendak diambil dari jalan manapun, hanya itulah yang menjadi jatah kita. Tetapi berbeda dalam soal rasa, karena berbeda cara menghulurkannya. Dan tak samanya cara memberikan, sering ditentukan bagaimana adab kita dalam menjemput dan menengadahkan tangan padaNya.

Rizqi memiliki tempat dan waktu bagi turunnya. Ia tak pernah terlambat, hanyasanya hadir di saat yang tepat.

“Janganlah kalian merasa bahwa rizqi kalian datangnya terlambat”, demikian sabda Rasulullah yang dibawakan oleh Imam ‘Abdur Razzaq, Ibnu Hibban, dan Al Hakim, “Karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba meninggal, hingga telah datang kepadanya rizqi terakhir yang ditetapkan untuknya. Maka tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rizqi, yaitu dengan  yang halal dan meninggalkan yang haram.”

Jika jodoh adalah bagian dari rizqi, boleh jadi berlaku pula kaidah yang sama. Sosok itu telah tertulis namanya. Tiada tertukar, dan tiada salah tanggal. Tetapi rasa kebersamaan, akan ditentukan oleh bagaimana adab dalam mengambilnya. Bagi mereka yang menjaga kesucian, terkaruniakanlah lapis-lapis keberkahan. Bagi mereka yang mencemarinya dengan hal-hal mendekati zina, ada kenikmatan yang kan hilang meski pintu taubat masih dibuka lapang-lapang. Sebab amat berbeda, yang dihulurkan penuh keridhaan, dibanding yang dilemparkan penuh kemurkaan.

Rizqi adalah ketetapan. Cara menjemputnya adalah ujian. Ujian yang menentukan rasa kehidupan. Di lapis-lapis keberkahan dalam setetes rizqi, ada perbincangan soal rasa. Sebab ialah yang paling terindra dalam hayat kita di dunia.

***

Di antara makna rizqi adalah segala yang keluar masuk bagi diri dengan anugrah manfaat sejati. Nikmat adalah rasa yang terindra dari sifat maslahatnya. Kasur yang empuk dapat dibeli, tapi tidur yang nyenyak adalah rizqi. Ia dapat saja terkarunia di alas koran yang lusuh, dan bukan di ranjang kencana yang teduh. Hidangan yang mahal dapat dipesan, tetapi lezatnya makan adalah rizqi. Ia dapat saja terkarunia di wadah daun pisang bersahaja, bukan di piring emas dan gelas berhias permata.

Atau bahkan, ada yang memandang seseorang tampak kaya raya, tapi sebenarnya Allah telah mulai membatasi rizqinya.

Ada yang bergaji 100 juta rupiah setiap bulannya, tapi tentu rizqinya tak sebanyak itu. Sebab ketika hendak meminum yang segar manis dan mengudap yang kue yang legit, segera dikatakan padanya, “Awas Pak, kadar gulanya!” Ketika hendak menikmati hidangan gurih dengan santan mlekoh dan dedagingan yang lembut, cepat-cepat diingatkan akannya, “Awas Pak, kolesterolnya!” Hatta ketika sup terasa hambar dan garam terlihat begitu menggoda, bergegaslah ada yang menegurnya, “Awas Pak, tekanan darahnya!”

Rasa nikmat itu telah dikurangi.

Lagi-lagi, ini soal rasa. Dan uang yang dia himpunkan dari kerja kerasnya, amat banyak angka nol di belakang bilangan utama, disimpan rapi di Bank yang sangat menjaga rahasia, jika dia mati esok pagi, jadi rizqi siapakah kiranya? Apa yang kita dapat dari kerja tangan kita sendiri dan kita genggam erat hari ini, amat mungkin bukan hak kita. Seperti hartawan yang mati meninggalkan simpanan bertimbun. Mungkin itu mengalir ke ahli warisnya, atau bahkan musuhnya. Allah tak kekurangan cara untuk mengantar apa yang telah ditetapkanNya pada siapa yang dikehendakiNya.

Rizqi sama sekali bukan yang tertulis sebagai angka gaji.

Seorang pemilik jejaring rumah makan dari sebuah kota besar Pulau Jawa, demikian cerita shahibul hikayat yang kami percaya, dengan penghasilan yang besarnya mencengangkan, punya kebiasaan yang sungguh lebih membuat terkesima. Sepanjang hidupnya, tak pernah dia bisa berbaring di kasur, apalagi ranjang berpegas. Dia hanya bisa beristirahat jika menggelar tikar di atas lantai dingin, tepat di depan pintu.

Rizqi sama sekali bukan soal apa yang sanggup dibeli.

Ada lagi kisah tentang seorang pemilik saham terbesar sebuah maskapai penerbangan yang terhitung raksasa di dunia. Armada pesawat yang dijalankan perusahaannya lebih dari 100 jumlahnya. Tetapi dia menderita hyperphobia, yakni rasa takut terhadap ketinggian. Seumur hidupnya, yang bersangkutan tak pernah berani naik pesawat.

Rizqi sama sekali bukan soal apa yang dikuasai.

Sebaliknya pula, ada seorang lelaki bersahaja yang tidak mampu membeli mobil sepanjang hidupnya. Tapi sungguh Allah telah menetapkan bahwa rizqinya adalah naik mobil ke mana-mana. Maka para tetangga selalu berkata bergiliran padanya, “Mas, tolong hari ini pakai mobil saya untuk kegiatannya ya. Saya senang kalau Mas yang pakai. Sungguh karenanya terasa ada berkah buat kami sekeluarga.” Dan pemilik mobil pergi bekerja ke kantornya dengan mengayuh sepeda. Sebab itulah yang disarankan dokter padanya.

Rizqi sama sekali bukan soal apa yang dimiliki.

***

Dzat Yang Mencipta kita, sekaligus menjamin rizqi bagi penghidupan kita, adalah Pemilik, Pemelihara, dan Pengatur segala urusan kita. Dialah Allah Subhanahu wa Ta’ala, tiada sekutu bagiNya. Maka bagaimana kiranya, jika anugrah dariNya justru kita gunakan untuk mendurhakaiNya? Maka apa jadinya, jika dengan karuniaNya kita malah tenggelam dalam maksiat dan dosa?

“Sesungguhnya seseorang dihalangi dari rizqinya”, demikian Rasulullah bersabda sebagaimana dicatat oleh Imam Ahmad, “Disebabkan dosa yang dilakukannya.”

Ada beberapa keterangan ‘ulama tentang dosa menghalangi rizqi ini, yang selaiknya kita simak. Pertama, bahwa memang yang bersangkutan terhalang dari rizqinya, hingga ke bentuk zhahir rizqi itu. Ini sebagaimana firman Allah tentang dakwah Nuh pada kaumnya.

"Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampunan kepada Rabb kalian. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan untuk kalian kebun-kebun dan mengadakan di dalamnya sungai-sungai.” (QS Nuh [71]: 10-12)

“Maknanya”, demikian ditulis Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirul Quranil ‘Azhim, “Jika kalian bertaubat kepada Allah, meminta ampun kepada-Nya dan kalian senantiasa mentaatiNya, niscaya Dia akan membanyakkan rizqi kalian dan menurunkan air hujan serta keberkahan dari langit.”

“Selain itu”, lanjut beliau, “Dia juga akan mengeluarkan untuk kalian berkah dari bumi, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untuk kalian, melimpahkan air susu perahan untuk kalian, membanyakkan harta dan anak-anak kalian, menjadikan kebun-kebun yang di dalamnya terdapat bermacam-macam buah untuk kalian, serta mengalirkan sungai-sungai di antara kebun-kebun itu untuk kalian.”

Jika bertaubat menjadikan berlimpahnya bentuk rizqi, maka berdosa berarti membatalkan semua itu. Ini pemahaman pembalikannya.

Keterangan yang kedua, bahwasanya yang dihalangi dari si pendosa adalah rasa nikmat yang dikaruniakan Allah dari berbagai bentuk rizqi tersebut. Rizqi tetap hadir, tapi rasa nikmatnya dicabut. Rizqi tetap turun, tapi rasa lezatnya dihilangkan. “Maka”, demikian menurut Imam An Nawawi, “Karena dosa yang menodai hatinya, hamba tersebut kehilangan kepekaan untuk menikmati rizqinya dan mensyukuri nikmatnya. Dan ini adalah musibah yang sangat besar.”

Hujjah bahwa semua bentuk rizqi itu tetap turun, ada dalam berbagai hadits Rasulillah. Ada yang sudah kita sebut, demikian pula yang berikut ini:

“Sesungguhnya Jibril mengilhamkan ke dalam hatiku”, demikian sabda Rasulullah dalam riwayat Imam Ath Thabrani dan Al Baihaqi, “Bahwa tidak ada satu pun jiwa yang meninggal kecuali telah sempurna rezekinya. maka bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah dalam mencari rezeki. Jangan sampai lambatnya rezeki menyeret kalian untuk mencarinya dengan bermaksiat kepada Allah, karena apa yang ada pada sisi Allah tidak akan bisa diperoleh dengan bermaksiat kepada-Nya.”

“Apa yang ada di sisi Allah”, demikian lanjut Imam An Nawawi, “Adalah ridhaNya yang menjadikan rizqi itu ternikmati di dunia, berkah senantiasa, dan menjadi pahala di akhirat. Maka memang ia tak dapat diraih dengan kemaksiatan dan dosa.”

“Adapun ayat dalam Surah Nuh”, terusnya, “Khithab da’wahnya ditujukan kepada orang kafir, yang meskipun mereka mengingkari Allah dan menyekutukanNya, tapi Allah tidak memutus rizqi mereka secara mutlak. Akan tetapi, jika mereka beristighfar dan bertaubat, sesungguhnya karunia yang lebih besar pastilah Allah limpahkan.”

Menghimpun kedua catatan ini, amat jadi renungan sebuah kisah tentang Imam Hasan Al Bashri. Pada suatu hari, seorang lelaki datang kepada beliau. “Sesungguhnya aku”, ujarnya pada Tabi’in agung dari Bashrah itu, “Melakukan banyak dosa. Tapi ternyata rizqiku tetap lancar-lancar saja. Bahkan lebih banyak dari sebelumnya.”

Sang Imam tersenyum prihatin. Beliau lalu bertanya, “Apakah semalam engkau qiyamullail wahai Saudara?”

“Tidak”, jawabnya heran.

“Sesungguhnya jika Allah langsung menghukum semua makhluq yang berdosa dengan memutus rizqinya”, jelas Hasan Al Bashri, “Niscaya semua manusia di bumi ini sudah habis binasa. Sungguh dunia ini tak berharga di sisi Allah walau sehelai sayap nyamukpun, maka Allah tetap memberikan rizqi bahkan pada orang-orang yang kufur kepadaNya.”

“Adapun kita orang mukmin”, demikian sambung beliau, “Hukuman atas dosa adalah terputusnya kemesraan dengan Allah, Subhanahu wa Ta’ala.”

***

Lagi-lagi terrenungi, bahwa di lapis-lapis keberkahan, ini soal rasa. Semoga Allah melimpahkan rizqiNya kepada kita, dan menjaga kita dari bermaksiat padaNya. Dengan begitu, sempurnalah datangnya nikmat itu dengan kemampuan kita menikmati rasa lezatnya, lembutnya, dan harumnya. Di lapis-lapis keberkahan, soal rasa adalah terjaganya kita dari dosa-dosa.

sepenuh cinta, dinukil dari:
Lapis-Lapis Keberkahan, Setitis Rizqi

*sumber: http://salimafillah.com/rizqi-kita-soal-rasa/

Kamis, 25 September 2014

Air mata

OASE DAKWAH~Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Jumat, 26 September 2014

Tentang Air Mata
Oleh: Rochma Yulika

Bila air mata enggan MENYUSUT... Pergilah tuk BERSUJUD...
Bila air mata masih saja BERLINANG
Bersegeralah untuk bersembahyang
Bila sedih dan duka tak kunjung SIRNA ...
Bukalah tanganmu untuk BERDOA. ..
Dan bila kita tak mampu TEGAR... Gerakkan bibir untuk selalu ISTIGHFAR... 
Biarkan ia MENGALIR kala ada rasa GETIR.
Biarkan ia BASAH kala jiwa GUNDAH.
Ketahuilah keberadaan air mata kan menyibak api NERAKA.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam [jihad] di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi [1639], disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1338]).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada yang lebih dicintai oleh Allah selain dua jenis tetesan air dan dua bekas [pada tubuh]; yaitu tetesan air mata karena perasaan takut kepada Allah, dan tetesan darah yang mengalir karena berjuang [berjihad] di jalan Allah. Adapun dua bekas itu adalah; bekas/luka pada tubuh yang terjadi akibat bertempur di jalan Allah dan bekas pada tubuh yang terjadi karena mengerjakan salah satu kewajiban yang diberikan oleh Allah.” (HR. Tirmidzi [1669] disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1363])

Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma mengatakan, “Sungguh, menangis karena takut kepada Allah itu jauh lebih aku sukai daripada berinfak uang seribu dinar!”.

Ka’ab bin al-Ahbar rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya mengalirnya air mataku sehingga membasahi kedua pipiku karena takut kepada Allah itu lebih aku sukai daripada aku berinfak emas yang besarnya seukuran tubuhku.

Wallahu musta'an

Biro Tausiyah Rutin ODOJ
TR/13/26/09/2014
tausiyahrutin14@gmail.com

Panduan Latihan Bagi Gerakan Islam

Panduan Latihan Bagi Gerakan
Islam

Penerbit : Media
Dakwah

Penulis : Hisyam
Yahya Altalib

Ukuran : 28,5 cm

Halaman : xii + 379
halaman

Cover : SC

Harga : Rp.
70.000,-
(Disc. 15%)

Sinopsis :
Dimasa sekarang ini, generasi Muslim dan
Muslimah, harus meningkatkan keahlian pribadi
dan kemampuan kerja kelompok. Buku panduan
ini memuat petunjuk-petunjuk yang mudah
diikuti dan dapat digunakan oleh yang
berkeinginan kuat untuk meningkatkan
kemampuan di atas.

Buku ini menitikberatkan pada perlunya
pelatihan bagi generasi muda Islam baik Muslim
maupun Muslimah dengan mengambil intisari
pengalaman para pemimpin Islam beberapa
dekade yang lampau. Dengan demikian, para
pemimpin generasi baru dapat memulai gerakan
mereka dengan melanjutkan apa-apa yang telah
dicapai oleh pemimpin yang lampau, bukan
hanya bernostalgia dengan kesuksesan atau
kegagalan para pendahulu mereka.

Dengan menggunakan suatu pola yang
sederhana mengenai hal-hal yang boleh dan
yang tidak boleh dilakukan, buku ini dapat
membuat pembaca mampu mengoptimalkan
pengertiannya mengenai Seni dan Ilmu Dakwah
serta bagaimana menerapkannya di dalam
Tatanan Dunia sekarang ini.
Untuk menjadi pemimpin tidak cukup hanya
dengan kepandaian, akan tetapi diperlukan kerja
keras. Bagi yang mau kerja keras, inilah buku
panduannya, Kami yakin dengan pertolongan
Allah, pemakai buku ini akan mampu membuat
suatu lompatan pertumbuhan dan kemauan
melalui penggunaan yang tepat, sesuai dengan
garis besar metode yang ada dalam buku ini.

Seiring dengan berjalannya waktu nantinya akan
terlihat kemajuan-kemajuan dalam hal konsep,
managemen, administrasi dan komunikasi, dan
demikian juga keahlian yang diperlukan untuk
menyelenggarakan perkemahan, konferensi dan
pertemuan-pertemuan lainnya.
Buku panduan ini dilengkapi dengan buku-buku
kerja yang dianjurkan untuk dibaca yang akan
membuat para pembaca lebih memahami
keahlian-keahlian apa saja yang diperlukan
menjadi pemimpin yang berhasil, insya ALLAH.

Rabu, 24 September 2014

Seminar gratis

SEMINAR GRATIS



Workshop Marketing Plan For UKM++ | 25 Sep 2014 | BedahUKM | GRATISSS!

Bongkar Strategi Merencanakan Pemasaran Produk Kita untuk Menghadapi PASAR BEBAS ASEAN #MEA2015

"Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan.. "

Semua kita tahu bahwa memulai bisnis perlu ACTION agar bisnis tidak hanya angan-angan

Namun agar bisnis menjadi besar, perlu RENCANA dan STRATEGI.

Ujung tombak agar bisnis jadi bisnis milyaran adalah MARKETING, namun seringkali kita TIDAK TAHU bagaimana memasarkan produk yang tepat.

Oleh sebab itu, hadirilah Acara Bareng UKMC FEUI dan Komunitas TDA Depok:

Workshop Marketing Plan For UKM++: Bongkar strategi merencanakan pemasaran produk kita untuk menghadapi PASAR BEBAS ASEAN #MEA2015

Catat WAKTUNYA!
Hari/Tanggal: Kamis, 25 September 2014
Pukul: 08.30 - 12.00
Tempat: Selasar Depan, Gedung Dekanat FE UI
Pemateri:

Sesi I: AR Hantiar
(Direktur TDA Pusat, Exportir)
"UKM Go International, siapa takut? Tips dan Trik utk UKM dlm Mengembangkan Pasar ke Luar Negeri"

Sesi II: Hermas Puspito
(Trainer dan Konsultan Manajemen)
"Marketing Plan for UKM: Bagaimana Strategi UKM dalam Perencanaan Marketing"

Dalam workshop ini Anda akan belajar tentang:

1.    Cara MUDAH membuat MARKETING PLAN

2.    Menentukan Strategi PROMOSI yang akan diambil

3.    Bagaimana MEMBUAT DIFFERENSIASI produk

4.    Langkah PRAKTIS membuat kelebihan produk dibanding pesaing

5.    Menyusun TARGET OMSET dan memonitornya dengan mudah

6.    Memilih TEKNIK SELLING yang tepat untuk meledakan OMSET

7.    Bagaimana menyusun peta kekuatan PESAING

8. ++ Kita akan mendapatkan Tips dan Trik dlm Mengembangkan Pasar ke Luar Negeri, langsung dari yang sudah mengalami nya..

Dan acara ini GRATISSS!!
Kerreenn kan??

Karena tempat TERBATAS, Daftar sekarang juga via sms/telp ke Nisa 0896-5309-7502 atau mengirimkan e-mail ke anastasyannisa@gmail.com.

Regards

UKM Center FEUI - TDA Depok
**Segera Daftar Tersisa 27 Seat**

Puisi utk pasangan

SAPA PAGI, INSPIRASI PAGI

Setelah menikah, engkau tidak saja mendapatkan pasangan hidup, namun engkau mendapatkan kebahagiaan yang tidak akan bisa didapatkan tanpa menikah.

Dimulai dari pernikahan sampai akhir hayat nanti,  pasangan hidupmu akan menjadi pendamping setia dan sabahat terbaik bagimu.

Dengan dia, engkau melewati kehidupan bersama,  berbagi suka dan duka, merenda impian dan harapan, menghadapi segala masalah dan rintangan.

Ketika engkau sakit, dia akan merawatmu dengan sabar. Ketika engkau sedih, dia akan menghiburmu dengan ikhlas. Ketika engkau lelah, dia akan menyemangatimu dengan penuh kasih sayang.

Saat engkau memerlukan pertolongan, dia akan mengupayakan semua yang bisa dilakukan untukmu. Saat engkau lemah, dia akan menguatkanmu. Saat engkau memerlukan nasehat, dia akan memberikan nasehat terbaik bagimu.

Saat berangkat tidur, dialah orang terakhir yang engkau lihat. Saat bangun tidur, dialah orang pertama yang engkau dekap. Saat engkau bepergian jauh, dia selalu ada di dalam hati dan pikiranmu.

Dia selalu memikirkan dirimu. Dia selalu berdoa untukmu. Dia selalu mengkhawatirkan keselamatanmu. Dia selalu merindukanmu.

Engkau telah menjadi dunianya dan dia telah menjadi duniamu.

Maka saat engkau bertengkar, ingatlah bahwa dia adalah kekasih hatimu, belahan jiwamu, lentera hidupmu. Jangan engkau lukai dengan perkataan, sikap dan perbuatanmu.

Segera peluk kekasihmu, jangan menyimpan dendam dan kemarahan kepadanya. Maafkan kekurangannya. Pahami relung jiwanya. Selami dasar hatinya.

Semoga kalian bahagia selamanya hingga ke surga.

Jogja, 2 Juli 2014
Cahyadi Takariawan

Selasa, 23 September 2014

nasehat yang lebih manis daripada madu

inspirasi pagi di awal hari :
���� nasehat yang lebih manis daripada madu����

��dikutip dari buku "lelaki yg paling bahagia di dunia" karangan syaikh Aidh AlQarni ��

��0. mulailah harimu dengan sholat fajr dan doa-doa di pagi hari agar kau mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan
��1. lanjutkan dengan istighfar agar syetan menghindar darimu
��2. jangan putus berdoa, karena sesungguhnya doa merupakan tali kesuksesan
��3. ingatlah bahwa apapun yg kau katakan akan dicatat oleh malaikat
��4. senantiasalah optimis meskipun engkau dalam puncak kesusahan
��5.bahwa keindahan jari jemari karena ia terikat dengan tasbih
��6. jika engkau menghadapi kegelisahan dan berbagai kegundahan maka ucapkanlah "laa ilaaha illallahu"
��7.belilah dengan uang dirhammu (berinfaklah) untuk mendapatkan doa orang fakir dan kecintaan orang miskin
��8. sujud panjang dengan khusyuk itu lebih baik daripada istana2 yang megah
��9. berfikirlah sebelum berkata, bisa jadi satu perkataanmu bisa mematikan (menyakiti hati orang)
��10.berhati hatilah terhadap doa orang yang didholimi dan air mata orang yang terampas haknya
��11.sebelum engkau membaca buku, koran dan majalah,  bacalah terlebih dahulu AlQur'an
��12. jadilah kau sebab bagi keistiqomahan keluargamu
��13.bersungguh - sungguhlah jiwamu melaksanakan ketaatan, karena jiwa manusia itu senantiasa mengajak kepada keburukan
��14.ciumlah telapak tangan kedua orangtuamu, kau pasti mendapatkan keridhoan
��15.baju-baju lamamu merupakan baju baju baru menurut orang orang fakir
��16.janganlah kau marah, karena hidup ini sangat singkat dari yang kau bayangkan
��17.Engkau senantia bersama dzat yang maha kuat maha kaya,  dialah Allah 'azza wa jalla, 
��18.jangan kau tutup pintu terkabulnya doa dengan melakukan maksiat
��19.sholat adah sebaik baik penolongmu dalam menghadapi berbahai musibah dan kelelahan
��20.hindari berburuk sangka, kau akan mendapatkanya ketenangan dan kenyamanan
��21. penyebab dari segala kegundahan adalah berpaling dari ALLAH..

����Allah dulu, Allah lagi, Allah terus ����

Nasihat Imam As Syafiie

Nasihat Imam Asy-Syafi’iy kepada Muridnya, Imam Al-Muzany
Imam Al-Muzany bercerita:
“Aku menemui Imam Asy-Syafi’iy menjelang beliau wafat, lalu kubertanya, “Bagaimana keadaanmu pada pagi ini, wahai Ustadzku?”
Beliau menjawab, “Pagi ini aku akan melakukan perjalanan meninggalkan dunia, akan berpisah dengan kawan-kawanku, akan meneguk gelas kematian, akan menghadap kepada Allah dan akan menjumpai kejelekan amalanku. Aku tidak tahu: apakah diriku berjalan ke surga sehingga aku memberinya ucapan kegembiraan, atau berjalan ke neraka sehingga aku menghibur kesedihannya.”
Aku berkata, “Nasihatilah aku.”
Asy-Syafi’iy berpesan kepadaku, “Bertakwalah kepada Allah, permisalkanlah akhirat dalam hatimu, jadikanlah kematian antara kedua matamu, dan janganlah lupa bahwa engkau akan berdiri di hadapan Allah. Takutlah terhadap Allah ‘Azza wa Jalla, jauhilah segalah hal yang Dia haramkan, laksanakanlah segala perkara yang Dia wajibkan, dan hendaknya engkau bersama Allah di manapun engkau berada. Janganlah sekali-kali engkau menganggap kecil nikmat Allah kepadamu -walaupun nikmat itu sedikit- dan balaslah dengan bersyukur. Jadikanlah diammu sebagai tafakkur, pembicaraanmu sebagai dzikir, dan pandanganmu sebagai pelajaran. Maafkanlah orang yang menzhalimimu, sambunglah (silaturrahmi dari)orang yang memutus silaturahmi terhadapmu, berbuat baiklah kepada siapapun yang berbuat jelek kepadamu, bersabarlah terhadap segala musibah, dan berlindunglah kepada Allah dari api neraka dengan ketakwaan.”
Aku berkata, “Tambahlah (nasihatmu) kepadaku.”
Beliau melanjutkan, “Hendaknya kejujuran adalah lisanmu, menepati janji adalah tiang tonggakmu, rahmat adalah buahmu, kesyukuran sebagai thaharahmu, kebenaran sebagai perniagaanmu, kasih sayang adalah perhiasanmu, kecerdikan adalah daya tangkapmu, ketaatan sebagai mata percaharianmu, ridha sebagai amanahmu, pemahaman adalah penglihatanmu, rasa harapan adalah kesabaranmu, rasa takut sebagai pakaianmu, shadaqah sebagai pelindungmu, dan zakat sebagai bentengmu. Jadikanlah rasa malu sebagai pemimpinmu, sifat tenang sebagai menterimu, tawakkal sebagai baju tamengmu, dunia sebagai penjaramu, dan kefakiran sebagai pembaringanmu. Jadikanlah kebenaran sebagai pemandumu, haji dan jihad sebagai tujuanmu, Al-Qur`an sebagai juru bicaramu dengan kejelasan, serta jadikanlah Allah sebagai Penyejukmu. Barangsiapa yang bersifat seperti ini, surga adalah tempat tinggalnya.”
Kemudian, Asy-Syafi’iy mengangkat pandangannya ke arah langit seraya menghadirkan susunan ta’bir. Lalu beliau bersya’ir,
Kepada-Mu -wahai Ilah segenap makhluk, wahai Pemilik anugerah dan kebaikan-
kuangkat harapanku, walaupun aku ini seorang yang bergelimang dosa
Tatkala hati telah membatu dan sempit segala jalanku
kujadikan harapan pengampunan-Mu sebagai tangga bagiku
Kurasa dosaku teramatlah besar, tetapi tatkala dosa-dosa itu
kubandingkan dengan maaf-Mu -wahai Rabb-ku-, ternyata maaf-Mu lebihlah besar
Terus menerus Engkau Maha Pemaaf dosa, dan terus menerus
Engkau memberi derma dan maaf sebagai nikmat dan pemuliaan
Andaikata bukan karena-Mu, tidak seorang pun ahli ibadah yang tersesat oleh Iblis
bagaimana tidak, sedang dia pernah menyesatkan kesayangan-Mu,Adam
Kalaulah Engkau memaafkan aku, Engkau telah memaafkan
seorang yang congkak, zhalim lagi sewenang-wenang yang masih terus berbuat dosa
Andaikata Engkau menyiksaku, tidaklah aku berputus asa,
walaupun diriku telah engkau masukkan ke dalam Jahannam lantaran dosaku
Dosaku sangatlah besar, dahulu dan sekarang,
namun maaf-Mu -wahai Maha Pemaaf- lebih tinggi dan lebih besar
[Tarikh Ibnu Asakir Juz 51 hal. 430-431]

Adakah keberuntungan itu?

Adakah keberuntungan itu?

Ada yang baru lulus kuliah
langsung diterima jadi PNS,
Sebaliknya, ada yang sudah
coba puluhan tahun
belum juga diterima.

Ada wanita sederhana
tapi mudah dapat jodoh,
Tapi ada wanita yang
bernilai tawar tinggi sulit
mendapatkan jodoh.

Ada teman
yang saat di SMA
nggak pernah dpt rangking,
tapi berhasil masuk
universitas unggulan,
sebaliknya ada yang
berprestasi dikelas tapi
nggak  lulus. SNMPTN.

Ada yang IPK tinggi tapi
masih nganggur,
Tapi ada yang nyaris DO
kini... jadi pengusaha sukses.

Apakah sebagian mereka
beruntung dan
sebagian yang lain tidak?
Sahabat, kalau kita melihat
sepintas nampaknya ada
yang beruntung ada yang
tidak, Namun jika kita
perhatikan,
bisa jadi orang ƴªήğ
dikatakan "beruntung" itu
bisa jadi.
lebih dekat kpd Allah,
lebih banyak sedekah,
lebih rendah hati dan
tak riya

Atau bisa jadi .........
ada do'a orang tua mereka
yang. diijabah Allah.

Maka.....
Tak semua kesuksesan
itu mesti diukur dari
proses zahir yang terlihat,
aða banyak hal diluar
kekuasaan kita
yang membuat kita berhasil
atau diuji dengan kegagalan.

Maka....,
jangan menyandarkan sukses
pada usaha saja,
namun sertakan. Allah disetiap proses kehidupan.

Sehingga....,
saat kenyataan. tak sesuai harapan,  tak membuat kita
putus asa.
Saat ujian kenikmatan
diberikan,
tak membuat kita lupa
akan kasih sayang  dari
Sang Pencipta.

~ Sebuah renungan... ~

230914

Duri2 yang merusak dakwah yang bisa merwnggangkan ukhuwah.

Hindari virus2:

1. Tamak atas kenikmatan dunia ~~~~> saling jegal untuk mendapatkan keduniaan.

2. Tidak santun dalam berbicara ~~~~> nada tinggi dan kasar, enggan menatap ketika orang berbicara.

3. Bercanda berlebihan.

4. Sering mendebat dan membantah ~~~~> sok tahu, merasa pendapatnya lebih baik, kebiasaan berselisih dan berbantah2an.

Hadist:
"Sesungguhnya orang yang dibenci Allah SWT adalah orang yang sering berbantah2an dan keras kepala"

5. Kritikan keras dan melukai perasaan.

6. Sikap acuh (tidak care).

Senin, 22 September 2014

Keajaiban Rezeki

Tweet from 7 Keajaiban Rezeki (@7KR_) - 7 Keajaiban Rezeki (@7KR_) tweeted at 6:04 AM on Tue, Sep 23, 2014:
“Nabi memerintah aku (Ali) untuk mengurus unta hadyu 100 ekor miliknya, lalu ia memerintah aku untuk membagi semua daging kurban” HR Bukhari
(https://twitter.com/7KR_/status/514188539328614400)

Get the official Twitter app at https://twitter.com/download

Odoj Spirit Message

ODOJ Spirit Message (OSM)

Salam MANTAB MULIA, Bermanfaat, Bermartabat, Mulia ... !!,

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah As-Shahihah)

Itulah salah satu perintah Rasul kepada Pengikutnya.Perintah inilah yangg menjadikan dasar bagi kita kenapa kita harus menjadi Pribadi yg bermanfaat.

Menjadi pribadi bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang muslim.
Kita sebagai muslim lebih diperintahkan untuk memberikan dan menebarkan manfaat bagi org lain daripada harus mencari manfaat dari orang atau memanfaatkan orang lain.
Inilah bagian dari penerapan atau implemantasi kita sebagai muslim tentang konsep Berbagi atau memberi.

Apa-apa yang kita bagi atau kita berikan kepada orang lain pada dasarnya semua itu akan kembali kepada diri kita masing-masing. Bahkan kembalinya tidaklah sama dengan apa yg kita bagi atau beri tapi jauh melebihi apa yang telah kita keluarkan untuk berbagi.
Apalagi jika hal itu dilakukan kepada sesama sodara seiman.

"Siapa yg menyelesaikan kesulitan seorang muslim dari berbagai kesulitan dunia, maka Allah akan menyelesaikan kesulitannya di hari kiamat. Dan siapa yg memudahkan orang yg sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya kehidupan di dunia dan di akhirat (HR. Muslim)

Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri (QS. 17:7).

Itulah kenapa Rasul memerintahkan kepada kita semua untuk menebarkan sebanyak-banyaknya manfaat, karena semua bertujuan untuk kebaikan diri kita sendiri.

Dengan bergabung di komunitas ODOJ, anda telah menjadi bagian dari generasi penebar manfaat dalam membumikan Al-Qur'an dan melangitkan manusia, bersiap dan tunggulah bahwa semuanya akan dikembalikan oleh Allah dengan kehidupan yg penuh dengan keberkahan dan kemudahan.

Salam FULL Semangat .... ! ! !

Agus Heru Pitoyo ~ Divisi Training Motivasi ODOJ
Cp. 081298884577

PSDM/TM/33/23/09/2014

Kekuatan do'a

OASE DAKWAH~Penjeyuk Hati Penggugah Jiwa
Senin, 22 September 2014

Kekuatan Doa
Oleh: Hamzah

Dunia ini bagai medan pertempuran...
maka tak ada salahnya kita mempersiapkan banyak 'senjata' untuk memenangkan pertempuran ini...

Dari berbagai macam 'senjata' yang tersedia, ada satu senjata yang saya kira sangat penting dan tidak boleh dilupakan.....Yaitu DOA

Dalam sirah nabawiyah, pada Kitab Ar-Rahiqul Makhtum karangan Syekh Mubarokfury..  -di sepenggal kisah perang badar-

Maka tak kala kesedihan dan tangis Rasulullah SAW memuncak dan kekalahan semakin tampak jelas di depan mata...

Beliau SAW berdoa ; ‘Ya Allah aku mengingatkan-Mu akan janji-Mu, Ya Allah jng Engkau meninggalkanku, Ya Allah jangan Engkau membiarkanku, Ya Allah jangan Engkau menyianyiakanku. 

Ya Allah ini adalah orang Qurais, mereka telah datang dengan kesombongan mereka. Mereka telah menentang dan menuduh bohong utusan-Mu. Ya Allah mana pertolongan-Mu yang Engkau janjikan.

Tak terbayangkan, betapa mengkhawatirkannya keadaan ketika itu, sampai2 beliau berdoa lagi:
"Ya Allah, jika pasukan ini hancur pada hari ini, tentu Engkau tidak akan disembah lagi. Ya Allah, kecuali jika memang Engkau menghendaki untuk disembah untuk selamanya setelah hari ini."

Doa adalah senjata kaum muslimin..! doa bagai cahaya dalam gelap.!

Maka Allah menolong Rasulullah SAW dan memenangkan kaum muslimin dengan bantuan pasukan terbaik dari langit..
“Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kalian dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut " (Al-Anfal: 9)
------------------------------
------------------------------
��Saudaraku..
Bagaimana pun gentingnya keadaan kita... 
senjata ini (doa) hendaklah selalu kita pegang erat...

��Kegagalan dan keberhasilan bukan ada di tangan manusia, melainkan ada atas ijin dan kuasa Allah SWT. 

��Dan pertolongan-Nya akan turun seiring dengan seberapa besar rasa ketergantungan kita pada-Nya.

Biro Tausiyah Rutin ODOJ
TR/11/22/09/2014
tausiyahrutin14@gmail.com

Rizki dan ikhtiar

Selamat bekerja
"Rizqi dan Ikhtiar"

Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu. Tapi rizqimu tahu  di mana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

Tugas kita bukan mengkhawatiri rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas tiap karunia.

Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya mati.

Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita. Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.

Kita bekerja tuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Allah taruh sekehendakNya.

Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki bayinya? Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan.

Ia kejutan tuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugasnya cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.

Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia; jaga sikap saat menjemputnya & jawab soalanNya, "Buat apa?"

Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan di'adzab.

Banyak yang mencampakkan keikhlasan 'amal demi tambahan harta, plus dibumbui kata tuk bantu sesama; lupa bahwa 'ibadah apapun semata atas pertolonganNya.

Dengan itu kita mohon "Ihdinash Shirathal Mustaqim"; petunjuk ke jalan orang nan diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat.

Maka segala puji bagi Allah; hanya dengan nikmatNya-lah menjadi sempurna semua kebajikan.

Minggu, 21 September 2014

Gotong royong

Rilis Pers:
Gotong Royong Memenangkan Gagasan;
Kisah Dibalik Upaya Memfilemkan ‘Ketika Mas
Gagah Pergi’
“Ketika Mas Gagah Pergi sangat menginspirasi
saya sebagai remaja saat itu dan membuat saya
jadi pribadi yang lebih peduli pada sekitar serta
lebih mencintai Islam. Kisah ini abadi dan mampu
mengubah banyak pembacanya menjadi lebih baik.
” (Asma Nadia)
Pernyataan penulis bestseller Asma Nadia tak
jauh berbeda dari Habiburahman el Shirazy.
Bahkan penulis yang populer dipanggil Kang Abik
ini mengusulkan agar Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan memasukkan buku ‘Ketika Mas Gagah
Pergi’ ke perpustakaan sekolah-sekolah dan
universitas “untuk membangun karakter pemuda
Indonesia.”
Kang Abik dikenal sebagai penulis novel best
seller ‘Ayat-ayat Cinta’ dan Ketika Cinta
Bertasbih (KCB) yang ketika difilemkan sukses
meraih lebih dari tiga juta penonton serta
mengawali munculnya genre drama-religi baik
dalam bentuk filem maupun sinetron televisi.
Saran kang Abik ini diperkuat oleh hasil riset
yang dilakukan ahli sosiologi asal Jepang, Yo
Nonaka Ph.D. Nonaka, yang juga menerjemahkan
kisah ini ke Bahasa Jepang, menyimpulkan, “buku
ini turut berperan dalam membentuk karakter
generasi muda muslim tahun 1990-an- 2000-an
hingga sekarang.”
Tidak banyak kisah seperti ‘Ketika Mas Gagah
Pergi’ yang punya pengaruh demikian kuat dan
masih relevan sejak diterbitkan pertamakali
tahun 1993 dalam bentuk cerpen di Majalah
Annida. Sampai kini, buku KMGP sudah memasuki
cetak ulang 27 kali dan permintaan masih terus
mengalir, baik melalui berbagai toko buku maupun
penjualan langsung.
Tak kurang dari tiga rumah produksi kemudian
mengincar untuk memfilemkan kisah ini. Tapi
upaya-upaya tersebut kandas, diantaranya
karena ruh religi yang mendasari novel ini justru
hendak dihilangkan dengan alasan komersial.
Alih-alih kecewa, keluarga, kerabat dan kawan-
kawan penulis kisah ini, Helvy Tiana Rosa, lalu
membentuk komunitas “Sahabat Mas Gagah” dan
menggulirkan upaya gotong royong menghimpun
dukungan dalam bentuk donasi (crowd-funding)
guna mewujudkan KMGP menjadi filem, sesuai ruh
aslinya.
Gayung bersambut. Para remaja yang membaca
buku ini sekarang maupun sejak 21 tahun lalu,
menyambut baik upaya gotong royong ini.
Umumnya mereka kini sudah menjadi bagian dari
keluarga menengah Muslim yang jumlahnya terus
bertambah dari tahun ke tahun seiring
perkembangan ekonomi Indonesia.
“Buku ‘Ketika Mas Gagah Pergi’ menjadi jalan
hidayah ketika saya masih di pengungsian, untuk
berhijab, belajar giat, tidak pacaran dan menulis
diary,” tulis Raidah Athirah, asal Maluku, “Kini di
pucuk Aurora Norwegia, memori saya kembali.
Semoga KMGP menjadi the inspiring movie.”
Athirah menulis ini di status Facebook-nya sambil
memajang foto bersama suami bule-nya.
Selama 21 tahun usia kisah ini, Helvy
memperkirakan KMGP sudah dibaca hampir 10
juta orang. Kini hanya butuh dukungan 100 ribu
orang dalam sepekan pertama untuk mewujudkan
cerita ini menjadi filem sesuai ruh aslinya.
Rekening untuk donasi sudah dibuka saat ini, dan
akan terus dibuka hingga film ini diproduksi,
namun rencananya Pekan Dukungan KMGP
(PDKMGP) akan diadakan pada 26 September-3
Oktober 2014 mendatang.
Jika satu orang mendukung dalam bentuk donasi
Rp.50 ribu saja, maka akan terkumpul dana Rp. 5
milyar, yang cukup untuk membiayai produksi dan
promosi filem ini. Dukungan 100 ribu orang dalam
sepekan juga menjadi sinyal positif bagi produser
maupun jaringan bioskop tentang potensi
komersial filem KMGP ini.
Selain itu, berkat dukungan gerakan sosial
‘TwitGreen’, setiap penyumbang Rp. 50 ribu
otomatis akan memperoleh satu pohon yang
ditanam atas namanya. Setelah lima tahun, 70%
hasil dari pohon ini akan diberikan pada petani
penanamnya dan 5% akan kembali pada
penyumbangnya. Donasi Rp. 5 milyar akan setara
dengan 100 ribu pohon.
Keuntungan filem ini kelak juga akan
disumbangkan pada gerakan literasi bagi anak
negeri melalui Forum Lingkar Pena serta
sebagian lagi untuk wanita dan anak-anak
Palestina melalui Adara Relief International.
Jadi, cukup dengan Rp.50 ribu, penyumbang akan
mampu mewujudkan KMGP menjadi filem,
menanam pohon, menyumbangkan oksigen bagi
bumi, membantu petani, menggiatkan aksi literasi
di negeri ini, membantu wanita & anak Palestina
dan, dalam lima tahun, akan terkumpul dana yang
cukup untuk melakukan kegiatan bermanfaat
lainnya.
Contact Person:
Risty: 08121056956/ Fahri 085691746094
Nomor Rekening untuk Crowd Funding
1. BSM Cabang Dewi Sartika 7033101858 atas
nama Lembaga Forum Lingkar Pena
2. Bank Mandiri Cabang Margo City Depok
1570087778883 atas nama Lembaga Forum
Lingkar Pena
3. BNI Syariah cab Margonda 0259296140 atas
nama Yayasan Lingkar Pena
Konfirmasi donasi via sms ke 085691746094
Format konfirmasi: Nama Pendonasi_Jumla
hDonasi_RekeningDonasi yang dituju Contoh:
Ramadhan F_Rp 1.000.000,-_BSM
Pelaporan donasi akan dilakukan di web resmi
www.masgagah.com

Home education

[10:36, 9/21/2014] ‪+62 812-2313-814‬: Sharing dr grup HE berbasis potensi & akhlak bersama Septi Peni Wulandani & Harry Santosa
----------------------

HOME EDUCATION

Home Education itu sifatnya wajib bagi kita yg berperan sebagai penjaga amanah. Karena sesungguhnya HE itu adalah kemampuan alami dan kewajiban syar'i yg harus dimiliki oleh setiap orangtua.
Home education, sejatinya adalah kemampuan alami dan kewajiban syar'i setiap ayah bunda yg dipercaya menjaga amanahNya.

Jadi tidak ada yang "LUAR BIASA" yg akan kita kerjakan di HE. Kita hanya akan melakukan yang "SEMESTINYA" orangtua lakukan. Maka syarat pertama "dilarang minder" ketika pilihan anda berbeda dg yang lain. Karena kita sedang menjalankan "misi hidup" dari sang Maha Guru

HE itu dimulai dari proses seleksi ayah/ibu yg tepat untuk anak2 kita, karena hak anak pertama adlh mendapatkan ayah/ibu yg baik.

Setelah itu dilanjutkan dari proses terjadinya anak2, di dalam rahim, sampai dia lahir.

Tahap berikutnya dari usia 0-7th, usia 8-14 th, usia 14 th ke atas kita sdh punya anak yg akil baligh secara bersamaan, insya Allah

Home Education sbg ortu dan anak nyaris selesai di usia 14 th ke atas, kita berubah fungsi menjadi "coach" anak kita menjadi dewasa, delivery method HE sudah jauh berbeda.

Untuk itu siapkan diri, kuatkan mental, bersihkan segala emosi dan dendam pribadi, untuk menerima SK dari yang Maha Memberi Amanah.

Jangan pernah ragukan DIA. Jaga amanah dengan sungguh-sungguh, dunia Allah yang atur, dan nikmati perjalanan anda

Bagian#1
[10:37, 9/21/2014] ‪+62 812-2313-814‬: Bagaimanakah yg dimaksud dg "SEMESTINYA" itu?

Kita dipercaya sebagai penjaga amanahNya, SEMESTINYA kita menjaganya dg ilmu, jadi orangtua yg belajar khusus unt mendidik anaknya seharusnya hal BIASA, tapi skrg menjadi LUAR BIASA krn tidak banyak yg melakukannya

SEMESTINYA ortu
mendidik
mendengarkan
 Menyanyangi,
melayani (pd usia 0-7 thn),
memberi rasa aman&nyaman,
menjaga dr hal2 yg merusak jiwa&fisiknya
memberi contoh/keteladanan
bermain
berkomunikasi dg baik sesuai usia anak
........

 maka how to start home education? Mulailah dr menulis hal yang SEMESTINYA, jalankan satu-persatu sesuai kemampuan kita, jaga KONSISTENSINYA

Bagian#2
[10:37, 9/21/2014] ‪+62 812-2313-814‬: Bagian#3 HE berbasis potensi & akhlak
----------------------

Apakah yg dimaksud dg tazkiyatunnafs?

Tazkiyatunnafs secara sederhana dimaknakan pensucian jiwa, membersihkan hati dengan banyak mendekat, memohon ampun, menjaga/berhati2 dari hal2 yg syubhat apalagi haram/waro' kpd Allah dgn harapan keridhaan Allah swt dan agar ditambah hidayah shg fitrah nurani memancar dalam akhlak dan sikap serta kesadaran yg tinghi atas peran (tauiyatul a'la). Pendidikan anak atau generasi memerlukan ini sbg fondasi awal. Selanjutnya masalah teknis
[10:38, 9/21/2014] ‪+62 812-2313-814‬: Bagian#4 HE berbasis potensi & akhlak
----------------------
Tugas mendidik bukan menjejali "outside in", tetapi "inside out" yaitu menemani anak2 menggali dan menemukan fitrah2 baik itu shg mereka menjadi manusia seutuhnya (insan kamil) tepat ketika mencapai usia aqilbaligh. Satu2nya lembaga yg tahu betul anak2 kita, mampu telaten dan penuh cinta hanyalah rumah dimana amanah mendidik adalah peran utama ayah bundanya

Ketika anak masih usia 0-7 th & orangtua blm mempunyai prinsip mendidik yang kuat, masih gampang terpengaruh lingkungan dekat, maka kuncinya adalah HIJRAH

KOMUNIKASI merupakan kunci ketika menjelaskan hal2 yg blm bisa dilakukan ortu (saat ortu mencoba KONSISTEN menerapkan hal2 yg SEMESTINYA scr bertahap) kpd anak yg caranya hrs disesuaikan dg usia anak.

"Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dg kesungguhan itu" (Dodik Mariyanto)

Umumnya kecemasan, obsesif, banyak menuntut atau banyak memaksa atau sebaliknya, tdk konsisten (dalam arti sesuai fitrah anak, bukan obsesi ortu), tidak pede mendidik dll muncul krn kurangnya tazkiyatunnafs para ortunya shg mudah terpengaruh oleh "tuntutan atau perlakuan" yg tdk sesuai atau menciderai fitrah. Tujuan tazkiyatunnafs ortu, adalah agar kita kembali kpd kesadaran fitrah kita dgn memahami konsep pendidikan sejati sesuai fitrah.

Ketika orangtua menginginkan anaknya shalih maka ortu harus memahami konsep kesejatian/fitrah anak dan makna keshalihan sesungguhnya. Shalih adalah amal, bukan status.

Bagaimana cara u bisa KONSISTEN menjalankan hal2 yg SEMESTINYA?

Caranya adalah dg menjalankan sesuatu slm 90 hari berturut-turut, kl blm 90 hr sdh gagal, ulang dr hari  ke-1.
[10:51, 9/21/2014] ‪+62 812-2313-814‬: Bagian#2A HE berbasis potensi & akhlak
----------------------

Kunci utamanya: Didik diri kita dulu sblm mendidik anak-anak.

Ustadz Ferous, seorang pengembang pendidikan akhlak di Sekolah Alam, menganjurkan agar ayah bunda nya melakukan tazkiyatunnafs, agar nyambung dgn fitrah kesucian dan fitrah misi penciptaan/bakat, fitrah belajar,  fitrah sunnatullah tahap perkembangan anak2nya. Karena tiap anak lahir dalam keadaan fitrah dan misi sbg khalifah, semestinya semua bekal utk menjalani misi itu telah ada sejak lahir.

Allah s.w.t sdh memberikan raw material amanah yg sangat baik. Allah tdk pernah memberikan "PRODUK GAGAL" ke penjaga amanahNya. Kita lah biasanya yg membuatnya Gagal

Sabtu, 20 September 2014

Sabar edit

Sabar: Keajaiban Seorang Mukmin

Rubrik: Syarah Hadits | Oleh: dakwatuna.com - 02/06/07 | 17:48 | 17 Jumada al-Ula 1428 HAda 64 komentar37.707 Hits 49 emaildakwatuna.com - 

Dari Suhaib r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Sekilas Tentang Hadits :Hadits ini merupakan hadits shahih dengan sanad sebagaimana di atas, melalui jalur Tsabit dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari Suhaib dari Rasulullah SAW, diriwayatkan oleh:· Imam Muslim dalam Shahihnya, Kitab Al-Zuhud wa Al-Raqa’iq, Bab Al-Mu’min Amruhu Kulluhu Khair, hadits no 2999.

· Imam Ahmad bin Hambal dalam empat tempat dalam Musnadnya, yaitu hadits no 18455, 18360, 23406 & 23412.·

Diriwayatkan juga oleh Imam al-Darimi, dalam Sunannya, Kitab Al-Riqaq, Bab Al-Mu’min Yu’jaru Fi Kulli Syai’, hadits no 2777.

Makna Hadits Secara UmumSetiap mukmin digambarkan oleh Rasulullah saw. sebagai orang yang memiliki pesona, yang digambarkan dengan istilah ‘ajaban’.

Pesona berpangkal dari adanya positif thinking seorang mukmin.Ketika mendapatkan kebaikan, ia refleksikan dalam bentuk syukur terhadap Allah swt. Karena ia paham, hal tersebut merupakan anugerah Allah. Dan tidaklah Allah memberikan sesuatu kepadanya melainkan pasti sesuatu tersebut adalah positif baginya. Sebaliknya, jika ia mendapatkan suatu musibah, ia akan bersabar. Karena ia yakin, hal tersebut merupakan pemberian sekaligus cobaan bagi dirinya yang ada rahasia kebaikan di dalamnya.

Sehingga refleksinya adalah dengan bersabar dan mengembalikan semuanya kepada Allah swt.

Urgensi Kesabaran

Kesabaran merupakan salah satu ciri mendasar orang yang bertaqwa. Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa kesabaran setengah keimanan. Sabar memiliki kaitan erat dengan keimanan: seperti kepala dengan jasadnya.

Tidak ada keimanan yang tidak disertai kesabaran, sebagaimana tidak ada jasad yang tidak memiliki kepala. Oleh karena itu, Rasulullah saw. menggambarkan ciri dan keutamaan orang beriman sebagaimana hadits di atas.

Makna Sabar

Sabar merupakan istilah dari bahasa Arab dan sudah menjadi istilah bahasa Indonesia. Asal katanya adalah “shabara”, yang membentuk infinitif (masdar) menjadi “shabran“.

Dari segi bahasa, sabar berarti menahan dan mencegah.

Menguatkan makna seperti ini adalah firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi: 28)

Perintah bersabar pada ayat di atas adalah untuk menahan diri dari keingingan ‘keluar’ dari komunitas orang-orang yang menyeru Rabnya serta selalu mengharap keridhaan-Nya.

Perintah sabar di atas sekaligus juga sebagai pencegahan dari keinginan manusia yang ingin bersama dengan orang-orang yang lalai dari mengingat Allah swt.

Sedangkan dari segi istilahnya, sabar adalah menahan diri dari sifat kegundahan dan rasa emosi, kemudian menahan lisan dari keluh kesah serta menahan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak terarah.

Amru bin Usman mengatakan, bahwa sabar adalah keteguhan bersama Allah, menerima ujian dari-Nya dengan lapang dan tenang.

Hal senada juga dikemukakan oleh Imam Al-Khawas, “Sabar adalah refleksi keteguhan untuk merealisasikan Al-Qur’an dan sunnah. Sehingga sabar tidak identik dengan kepasrahan dan ketidakmampuan.

Rasulullah saw. memerintahkan umatnya untuk sabar ketika berjihad. Padahaljihad adalah memerangi musuh-musuh Allah, yang klimaksnya adalah menggunakan senjata (perang).

”Sabar Sebagaimana Digambarkan Dalam Al-Qur’anDalam Al-Qur’an banyak ayat yang berbicara mengenai kesabaran. Jika ditelusuri, terdapat 103 kali disebut dalam Al-Qur’an, baik berbentuk isim maupun fi’ilnya. Hal ini menunjukkan betapa kesabaran menjadi perhatian Allah swt.

1. Sabar merupakan perintah Allah. 

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 153).

Ayat-ayat yang serupa Ali Imran: 200, An-Nahl: 127, Al-Anfal: 46, Yunus: 109, Hud: 115.

2. Larangan isti’jal (tergesa-gesa). “Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka…” (Al-Ahqaf: 35)

3. Pujian Allah bagi orang-orang yang sabar:

 “…dan orang-orang yang bersabar dalam kesulitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.” (Al-Baqarah: 177)

4. Allah akan mencintai orang-orang yang sabar. “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 146)

5. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang sabar.

Artinya Allah senantiasa akan menyertai hamba-hamba-Nya yang sabar. “Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Anfal: 46)

6. Mendapatkan pahala surga dari Allah. (Ar-Ra’d: 23 – 24)

Kesabaran Sebagaimana Digambarkan Dalam Hadits Sebagaimana dalam Al-Qur’an, dalam hadits banyak sekali sabda Rasulullah yang menggambarkan kesabaran.

Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi mencantumkan 29 hadits yang bertemakan sabar. Secara garis besar:

1. Kesabaran merupakan “dhiya’ ” (cahaya yang amat terang). Karena dengan kesabaran inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan. Rasulullah mengungkapkan, “…dan kesabaran merupakan cahaya yang terang…” (HR. Muslim)

2. Kesabaran merupakan sesuatu yang perlu diusahakan dan dilatih secara optimal.

Rasulullah pernah menggambarkan: “…barang siapa yang mensabar-sabarkan diri (berusaha untuk sabar), maka Allah akan menjadikannya seorang yang sabar…” (HR. Bukhari)3. Kesabaran merupakan anugerah Allah yang paling baik. Rasulullah mengatakan, “…dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (Muttafaqun Alaih)

4. Kesabaran merupakan salah satu sifat sekaligus ciri orang mukmin, sebagaimana hadits yang terdapat pada muqadimah;

 “Sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman, karena segala perkaranya adalah baik. Jika ia mendapatkan kenikmatan, ia bersyukur karena (ia mengatahui) bahwa hal tersebut adalah memang baik baginya. Dan jika ia tertimpa musibah atau kesulitan, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut adalah baik baginya.” (HR. Muslim)

5. Seseorang yang sabar akan mendapatkan pahala surga.

Dalam sebuah hadits digambarkan; Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah berfirman, ‘Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan kedua matanya, kemudian dia bersabar, maka aku gantikan surga baginya’.” (HR. Bukhari)

6. Sabar merupakan sifat para nabi.

Ibnu Mas’ud dalam sebuah riwayat pernah mengatakan:

 Dari Abdullan bin Mas’ud berkata”Seakan-akan aku memandang Rasulullah saw. menceritakan salah seorang nabi, yang dipukuli oleh kaumnya hingga berdarah, kemudia ia mengusap darah dari wajahnya seraya berkata, ‘Ya Allah ampunilah dosa kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.” (HR. Bukhari)

7. Kesabaran merupakan ciri orang yang kuat.

Rasulullah pernah menggambarkan dalam sebuah hadits;

Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah bersabda, “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah.” (HR. Bukhari)

8. Kesabaran dapat menghapuskan dosa.

Rasulullah menggambarkan dalam sebuah haditsnya;

 Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullan saw. bersabda, “Tidaklah seorang muslim mendapatkan kelelahan, sakit, kecemasan, kesedihan, mara bahaya dan juga kesusahan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya dengan hal tersebut.” (HR. Bukhari & Muslim)

9. Kesabaran merupakan suatu keharusan,

dimana seseorang tidak boleh putus asa hingga ia menginginkan kematian. Sekiranya memang sudah sangat terpaksa hendaklah ia berdoa kepada Allah, agar Allah memberikan hal yang terbaik baginya; apakah kehidupan atau kematian.

Rasulullah saw. mengatakan; Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah salah seorang diantara kalian mengangan-angankan datangnya kematian karena musibah yang menimpanya. Dan sekiranya ia memang harus mengharapkannya, hendaklah ia berdoa, ‘Ya Allah, teruskanlah hidupku ini sekiranya hidup itu lebih baik untukku. Dan wafatkanlah aku, sekiranya itu lebih baik bagiku.” (HR. Bukhari Muslim)

Bentuk-Bentuk Kesabaran

Para ulama membagi kesabaran menjadi tiga:

1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah.

Merealisasikan ketaatan kepada Allah, membutuhkan kesabaran, karena secara tabiatnya, jiwa manusia enggan untuk beribadah dan berbuat ketaatan.

Ditinjau dari penyebabnya, terdapat tiga hal yang menyebabkan insan sulit untuk sabar.

Pertama karena malas, seperti dalam melakukan ibadah shalat.

Kedua karena bakhil (kikir), seperti menunaikan zakat dan infaq.

Ketiga karena keduanya, (malas dan kikir), seperti haji dan jihad.

2. Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan.

Meninggalkan kemaksiatan juga membutuhkan kesabaran yang besar, terutama pada kemaksiatan yang sangat mudah untuk dilakukan, seperti ghibah (baca; ngerumpi), dusta, dan memandang sesuatu yang haram.

3. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah,

seperti mendapatkan musibah, baik yang bersifat materi ataupun inmateri; misalnya kehilangan harta dan kehilangan orang yang dicintai.

Kiat-kiat Untuk Meningkatkan Kesabaran

Ketidaksabaran (baca; isti’jal) merupakan salah satu penyakit hati, yang harus diterapi sejak dini. Karena hal ini memilki dampak negatif pada amal. Seperti hasil yang tidak maksimal, terjerumus kedalam kemaksiatan, enggan melaksanakan ibadah. Oleh karena itulah, diperlukan beberapa kiat guna meningkatkan kesabaran. Di antaranya:

1. Mengikhlaskan niat kepada Allah swt.

2. Memperbanyak tilawah (membaca) Al-Qur’an, baik pada pagi, siang, sore ataupun malam hari. Akan lebih optimal lagi manakala bacaan tersebut disertai perenungan dan pentadaburan.

3. Memperbanyak puasa sunnah. Puasa merupakan ibadah yang memang secara khusus dapat melatih kesabaran.

4. Mujahadatun nafs, yaitu sebuah usaha yang dilakukan insan untuk berusaha secara giat untuk mengalahkan nafsu yang cenderung suka pada hal-hal negatif, seperti malas, marah, dan kikir.

5. Mengingat-ingat kembali tujuan hidup di dunia. Karena hal ini akan memacu insan untuk beramal secara sempurna.

6. Perlu mengadakan latihan-latihan sabar secara pribadi. Seperti ketika sedang sendiri dalam rumah, hendaklah dilatih untuk beramal ibadah dari pada menyaksikan televisi, misalnya. Kemudian melatih diri untuk menyisihkan sebagian rezeki untuk infaq fi sabilillah.

7. Membaca-baca kisah-kisah kesabaran para sahabat, tabi’in maupun tokoh-tokoh Islam lainnya.

Redaktur: HendraKeyword: keajaiban, mukmin, musibah, sabar

Beri Nilai Naskah Ini:

 (108 orang menilai, rata-rata: 8,82 dalam skala 10)

Konten Terkait Sebelumnya:

Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda."" style="font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-image: initial; text-decoration: none; vertical-align: bottom; white-space: normal; line-height: 1; font-size: 1em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; ">Iklan negatif? Laporkan!37.707 Hits 49 email"" style="font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-image: initial; text-decoration: none; vertical-align: bottom; white-space: normal; line-height: 1; font-size: 1em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; ">Iklan negatif? Laporkan!

Konten Terkait Sebelumnya:

Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-8) Sabar, Sabar, dan Tetap Sabar Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-5) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-2) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-7) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-6) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-3) Sabar Dalam Menghadapi ‘Black Campaign’Daftarlah untuk mendapatkan update dakwatuna.com ke e-mail AndaCara Lain Mendaftar »Twitter105K+RSS23K+Sumber:http://www.dakwatuna.com/2007/06/02/186/sabar-keajaiban-seorang-mukmin/#ixzz3Dk7f0Sl6 Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Elli Risman Psi

Ibu Elly Risman:
(4 Maret 2014)

Dear Parents, saya suka sekali mencium anak dan cucu-cucu saya, saat harum atau keringatan.
Saya berdendang,"Kamu acem tapi mama suka! Mama simpen di otak mama.
Bila terlintas ada bau yg sama dimana dan kapan saja, saya teringat anak dan cucu saya yang memiliki 'bau' yang sama. Itu bikin saya tersenyum!

Hari-hari ini saya harus banyak tersenyum menolong jiwa saya sendiri, karena ujian tengah semester dihadapi cucu laki-laki saya pertama, aduhaai beratnya.

SD kelas 1, semester1, harus mengarang 1 paragraf dengan judul: Peristiwa penting.
Huaah, dulu waktu anda kelas 1, bukankah anda baru belajar : Ini Budi?
Katanya, di TK tidak boleh diajarkan baca tulis!
Jadi bagaimana kalau di SD semester1 harus mengarang??
Belum IPS, matematika, Bahasa Inggris dan lain-lain.

Paman memetik 40 jeruk, diberikan tetangganya14 lalu memetik 30 lagi, berapa jeruk paman sekarang?
IPS: tempat beribadah umat Budha?
Apa bahasa Inggrisnya kompor? Kursi roda?
Bahasa Indonesianya saja belum lempeng!
Apakah ayah ibu dulu belajar bahasa Inggris di kelas 1?

Bayangkan kalau anak dipaksa ortunya masuk SD usia 5.5 - 6 tahun?
Kalau dia tidak bisa, di rumah akan kena marah.
PeEr mesti selesai, abis itu Les!

Ah, saya dulu masuk SD usia 5 juga! Bela ortunya.
Kasihan sekali ortu ini, mereka lupa dulu pelajarannya tak seberat sekarang!
Pulang masih bisa main.

Bukankah anak kita sudah tercerabut dari masa bermainnya terlalu cepat? Stress di usia sangat muda?
Engkaukah itu anakku? Buah hatiku?

Dulu, pulang sekolah masih bisa main masak-masakan, layang-layang, tangkap kecebong di got!
Dari mulai berangkat sekolah sampai di rumah, berapa jam dalam situasi 'belajar'?

Apalagi kalau pengasuhannya disubkontrakkan ke tangan orang lain.
Kesal dan gembira tidak tahu kemana diadukan.
Anak dapat sisa-sisa waktu dan tenaga. Ortu mudah marah.

Begitulah, hari berganti minggu, bulan dan tahun, tidak terasa anak pra remaja.
Waktu diganti dengan uang dan benda.
Jiwanya hampa, pikiran tak terjaga.

Tantangan dan bencananya tak tampak pada mata, tak terdengar telinga!
Kita silap, anak kita generasi gadget.
Perangkat dan pulsanya kita belikan.
Lari dari stress, 'hampa' dan peer pressure, anak berselancar didunia maya tak bertepi.
3-7 jam sehari.
Sangat mungkin ia terpapar Pornografi.

Ortu tidak sadar otak mulai terganggu. Yang ortu tahu, anaknya malas, susah bangun, tidak mau les, prestasi menurun, melawan, dan gadget di tangan melulu.
Bagian kontrol di otak depan belum sempurna berkembang.
Seharusnya ortu pengontrolnya.
Jarak terentang selama ini membuat ortu kehilangan.

Anak mana yang empuk disasar Narkoba dan Pornografi?
Yang Boring, Lonely, Angry, Tired and Stress!
Engkaukah itu anakku? Engkaukah buah hatiku?

Selalu ada harapan.
Karena Dia Maha pengasih.
Otak bisa direkonstruksi!
Mari selesaikan urusan dengan diri sendiri, agar hati penuh kasih!                  *BERAPA HARGA ANAK KITA?*
(Sebuah Renungan)
Berapa harga anakmu? Bingung pasti...
Karena nilai anak tak bisa diukur dengan
materi, tak ternilai..!
Tapi benarkah anak itu tak ternilai?
Kadang atau mungkin seringkali anak bernilai
sangat rendah di mata orangtua..
Kadang dia lebih rendah dari sebuah guci
kristal.
Ketika guci itu pecah tanpa sengaja, maka rasa
marah kemudian memecahkan perasaan anak,
merendahkan nilai anak....
guci lebih berharga saat itu..!
Kadang dia lebih rendah nilainya dari
sebuah mangkok atau piring..
Yang jika pecah, suara kemudian meninggi
memecahkan hati sang anak..
Atau lebih rendah dari semangkok sayur
yang tertumpah, karena tangan kecilnya
berusaha membantu ibu di dapur.
Mata yang melotot terasa lebih pantas
walaupun harus menumpahkan air mata sang
anak...!
Atau lebih rendah dari sebuah mobil baru
yang jika tergores, maka goresannya dianggap
lebih berbahaya ketimbang goresan luka di
hati sang anak...
Kadang anak jg lebih rendah nilainya
dibanding facebook atau pertandingan bola....
sehingga lebih banyak waktu dan keseriusan
yang dihabiskan untuk facebook dan nonton
bola ketimbang mendengarkan cerita anaknya

Simbol di WA

Antara Simbol Dilarang Bagi umat Islam Dalam Wechat & Whatsapp :

● �� , �� : Tokong & Tangan Buddha
● �� , ⛪ : Gereja
● �� : Logo Israel
● ♍ : Logo Ni adalah Perkataan 'Allah' yg di Terbalikkan.
● �� : Syaitan
● Ψ , † , ₡ , Ӝ , 쇼 , ∵ : Simbol-Simbol Haram.
●Dan Macam-macam lagi....

*Berhati-hatilah memakai simbol-simbol yang terdapat di Whatsapp atau pun Wechat!!!*

#Mohon Sebarkan Ini Untuk Kebaikan Umat Islam..

Jumat, 19 September 2014

Kotak Rahasia

 Kotak Rahasia 

�� Ada seorang gadis yang slalu tampak ceria setiap saat, membuat orang2 di sekitarnya heran bercampur cemburu...

�� "Bagaimana engkau slalu tampak bahagia?.. apakah kou tak punya masalah?"
apakah orang tuamu kaya raya?".
itulah pertanyaan yang tiap hari terlontarkan untuk gadis itu.

�� Si gadis menjawab ramah sambil tersenyum,"Tidak, aku tidak sempurna, aku punya banyak masalah dan orang tuaku biasa2 saja bahkan ibuku sudah tak ada, kalo aku tampak ceria, itu karna aku punya kotak rahasia". 

��  Kotak rahasia?
Kotak apa itu?
Dimana kami bisa membelinya? orang-orang bertanya penuh rasa ingin tahu.

�� "Kotak itu aku buat sendiri, ku susun kertas-kertas di dalamnya, setiap hari kuambil satu kertas dan kutulisi apa yg aku miliki hari ini....
✏ Aku punya nafas
✏ Punya iman
✏ Masih diberikan nikmat sehat
✏ Punya makanan, minuman
✏ Punya teman yg mengingatkan pada kebaikan...dll..

�� ✏ Ku tulis semuanya dan kumasukan kembali

�� Ketika aku sedih dan kecewa, tinggal ku buka kotak itu dan membaca isi kertasnya

�� Dan aku akan sadar lagi, betapa banyak yg aku miliki... betapa banyak yg Allah berikan kepadaku. Jadi dg alasan apa aku tidak berbahagia?

 Subhanallah...
Sungguh dengan syukurnya, Allah telah memberikan nikmat lain yang begitu besar dan berharga yaitu KEBAHAGIAAN....
✏ Sesuatu yg emas seberat gunung uhud pun belum tentu bisa membelinya.
✏ "Jika kamu pandai bersyukur kepada-Ku, aku akan tambahkan nikmat-nikmat kepadamu... (QS : Ibrahim:7)
✏ "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan " (QS Ar-Rahman)

#Catatan

7 Macam Persahabatan

Renungan,:                    
7 Macam Persahabatan,

Hanya 1 Sampai Akhirat.

Bismillah..
Beberapa Ragam Hubungan Persahabatan;

1."Ta'aruffan"
Persahabatan yang terjalin karena pernah berkenalan secara kebetulan, seperti pernah bertemu di kereta api, halte, rumah sakit, kantor pos, ATM, dan lainnya.

2. "Taariiihan"
Persahabatan yang terjalin karena faktor sejarah, misalnya teman sekampung, satu almamater, pernah kost bersama, diklat bersama, dan sebagainya.

3. "Ahammiyyatan"
Persahabatan yang terjalin karena faktor kepentingan tertentu, seperti bisnis, politik, boleh jadi juga karena ada maunya dan sebagainya.

4. "Faarihan"
Persahabatan yang terjalin karena faktor hobby, seperti teman futsal, badminton, berburu, memancing, dan sebagainya.

5. "Amalan"
Persahabatan yang terjalin karena seprofesi, misalnya sama-sama guru, dokter, notaris, dan sebagainya.

6. "Aduwwan"
Sahabat tetapi musuh, depan seolah baik tetapi sebenarnya hatinya penuh benci, menunggu, mengincar kejatuhan sahabatnya,

"Bila kamu memperoleh ni'mat, ia benci, bila kamu tertimpa musibah, ia senang..." (Qs.Ali Imran:120)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun mengajarkan do'a;
"Allahumma ya Allah, selamatkanlah hamba dari sahabat yang bila melihat kebaikanku ia sembunyi tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan."

7. "Hubban Iimaanan"
Sebuah ikatan persahabat yang lahir batin, tulus saling cinta dan sayang karena ALLAH, saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam-diam dipenghujung malam, ia do'akan sahabatnya. Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Ta'ala.

Dari ke 7 macam persahabatan diatas,
1 - 6 akan sirna di Akhirat, yang tersisa hanya ikatan persahabatan yang ke 7, persahabatan yang dilakukan karena Allah

(Qs.Al-Hujuraat:10).

"Teman-teman akrab pada hari itu (Qiyamat) menjadi musuh bagi yang lain kecuali persahabatan karena Ketaqwaan."

(QS.Az-Zukhruf:67)

Wallahu a'lam bishshawab.

Sabar

Sabar: Keajaiban Seorang Mukmin

Rubrik: Syarah Hadits | Oleh: dakwatuna.com - 02/06/07 | 17:48 | 17 Jumada al-Ula 1428 HAda 64 komentar37.707 Hits 49 emaildakwatuna.com - 

Dari Suhaib r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Sekilas Tentang Hadits :Hadits ini merupakan hadits shahih dengan sanad sebagaimana di atas, melalui jalur Tsabit dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari Suhaib dari Rasulullah SAW, diriwayatkan oleh:· Imam Muslim dalam Shahihnya, Kitab Al-Zuhud wa Al-Raqa’iq, Bab Al-Mu’min Amruhu Kulluhu Khair, hadits no 2999.

· Imam Ahmad bin Hambal dalam empat tempat dalam Musnadnya, yaitu hadits no 18455, 18360, 23406 & 23412.·

Diriwayatkan juga oleh Imam al-Darimi, dalam Sunannya, Kitab Al-Riqaq, Bab Al-Mu’min Yu’jaru Fi Kulli Syai’, hadits no 2777.

Makna Hadits Secara UmumSetiap mukmin digambarkan oleh Rasulullah saw. sebagai orang yang memiliki pesona, yang digambarkan dengan istilah ‘ajaban’.

Pesona berpangkal dari adanya positif thinking seorang mukmin.Ketika mendapatkan kebaikan, ia refleksikan dalam bentuk syukur terhadap Allah swt. Karena ia paham, hal tersebut merupakan anugerah Allah. Dan tidaklah Allah memberikan sesuatu kepadanya melainkan pasti sesuatu tersebut adalah positif baginya. Sebaliknya, jika ia mendapatkan suatu musibah, ia akan bersabar. Karena ia yakin, hal tersebut merupakan pemberian sekaligus cobaan bagi dirinya yang ada rahasia kebaikan di dalamnya.

Sehingga refleksinya adalah dengan bersabar dan mengembalikan semuanya kepada Allah swt.

Urgensi Kesabaran

Kesabaran merupakan salah satu ciri mendasar orang yang bertaqwa. Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa kesabaran setengah keimanan. Sabar memiliki kaitan erat dengan keimanan: seperti kepala dengan jasadnya.

Tidak ada keimanan yang tidak disertai kesabaran, sebagaimana tidak ada jasad yang tidak memiliki kepala. Oleh karena itu, Rasulullah saw. menggambarkan ciri dan keutamaan orang beriman sebagaimana hadits di atas.

Makna Sabar

Sabar merupakan istilah dari bahasa Arab dan sudah menjadi istilah bahasa Indonesia. Asal katanya adalah “shabara”, yang membentuk infinitif (masdar) menjadi “shabran“.

Dari segi bahasa, sabar berarti menahan dan mencegah.

Menguatkan makna seperti ini adalah firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi: 28)

Perintah bersabar pada ayat di atas adalah untuk menahan diri dari keingingan ‘keluar’ dari komunitas orang-orang yang menyeru Rabnya serta selalu mengharap keridhaan-Nya.

Perintah sabar di atas sekaligus juga sebagai pencegahan dari keinginan manusia yang ingin bersama dengan orang-orang yang lalai dari mengingat Allah swt.

Sedangkan dari segi istilahnya, sabar adalah menahan diri dari sifat kegundahan dan rasa emosi, kemudian menahan lisan dari keluh kesah serta menahan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak terarah.

Amru bin Usman mengatakan, bahwa sabar adalah keteguhan bersama Allah, menerima ujian dari-Nya dengan lapang dan tenang.

Hal senada juga dikemukakan oleh Imam Al-Khawas, “Sabar adalah refleksi keteguhan untuk merealisasikan Al-Qur’an dan sunnah. Sehingga sabar tidak identik dengan kepasrahan dan ketidakmampuan.

Rasulullah saw. memerintahkan umatnya untuk sabar ketika berjihad. Padahaljihad adalah memerangi musuh-musuh Allah, yang klimaksnya adalah menggunakan senjata (perang).

”Sabar Sebagaimana Digambarkan Dalam Al-Qur’anDalam Al-Qur’an banyak ayat yang berbicara mengenai kesabaran. Jika ditelusuri, terdapat 103 kali disebut dalam Al-Qur’an, baik berbentuk isim maupun fi’ilnya. Hal ini menunjukkan betapa kesabaran menjadi perhatian Allah swt.

1. Sabar merupakan perintah Allah. 

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 153).

Ayat-ayat yang serupa Ali Imran: 200, An-Nahl: 127, Al-Anfal: 46, Yunus: 109, Hud: 115.

2. Larangan isti’jal (tergesa-gesa). “Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka…” (Al-Ahqaf: 35)

3. Pujian Allah bagi orang-orang yang sabar:

 “…dan orang-orang yang bersabar dalam kesulitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.” (Al-Baqarah: 177)

4. Allah akan mencintai orang-orang yang sabar. “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 146)

5. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang sabar.

Artinya Allah senantiasa akan menyertai hamba-hamba-Nya yang sabar. “Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Anfal: 46)

6. Mendapatkan pahala surga dari Allah. (Ar-Ra’d: 23 – 24)

Kesabaran Sebagaimana Digambarkan Dalam Hadits Sebagaimana dalam Al-Qur’an, dalam hadits banyak sekali sabda Rasulullah yang menggambarkan kesabaran.

Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi mencantumkan 29 hadits yang bertemakan sabar. Secara garis besar:

1. Kesabaran merupakan “dhiya’ ” (cahaya yang amat terang). Karena dengan kesabaran inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan. Rasulullah mengungkapkan, “…dan kesabaran merupakan cahaya yang terang…” (HR. Muslim)

2. Kesabaran merupakan sesuatu yang perlu diusahakan dan dilatih secara optimal.

Rasulullah pernah menggambarkan: “…barang siapa yang mensabar-sabarkan diri (berusaha untuk sabar), maka Allah akan menjadikannya seorang yang sabar…” (HR. Bukhari)3. Kesabaran merupakan anugerah Allah yang paling baik. Rasulullah mengatakan, “…dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (Muttafaqun Alaih)

4. Kesabaran merupakan salah satu sifat sekaligus ciri orang mukmin, sebagaimana hadits yang terdapat pada muqadimah;

 “Sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman, karena segala perkaranya adalah baik. Jika ia mendapatkan kenikmatan, ia bersyukur karena (ia mengatahui) bahwa hal tersebut adalah memang baik baginya. Dan jika ia tertimpa musibah atau kesulitan, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut adalah baik baginya.” (HR. Muslim)

5. Seseorang yang sabar akan mendapatkan pahala surga.

Dalam sebuah hadits digambarkan; Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah berfirman, ‘Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan kedua matanya, kemudian dia bersabar, maka aku gantikan surga baginya’.” (HR. Bukhari)

6. Sabar merupakan sifat para nabi.

Ibnu Mas’ud dalam sebuah riwayat pernah mengatakan:

 Dari Abdullan bin Mas’ud berkata”Seakan-akan aku memandang Rasulullah saw. menceritakan salah seorang nabi, yang dipukuli oleh kaumnya hingga berdarah, kemudia ia mengusap darah dari wajahnya seraya berkata, ‘Ya Allah ampunilah dosa kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.” (HR. Bukhari)

7. Kesabaran merupakan ciri orang yang kuat.

Rasulullah pernah menggambarkan dalam sebuah hadits;

Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah bersabda, “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah.” (HR. Bukhari)

8. Kesabaran dapat menghapuskan dosa.

Rasulullah menggambarkan dalam sebuah haditsnya;

 Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullan saw. bersabda, “Tidaklah seorang muslim mendapatkan kelelahan, sakit, kecemasan, kesedihan, mara bahaya dan juga kesusahan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya dengan hal tersebut.” (HR. Bukhari & Muslim)

9. Kesabaran merupakan suatu keharusan,

dimana seseorang tidak boleh putus asa hingga ia menginginkan kematian. Sekiranya memang sudah sangat terpaksa hendaklah ia berdoa kepada Allah, agar Allah memberikan hal yang terbaik baginya; apakah kehidupan atau kematian.

Rasulullah saw. mengatakan; Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah salah seorang diantara kalian mengangan-angankan datangnya kematian karena musibah yang menimpanya. Dan sekiranya ia memang harus mengharapkannya, hendaklah ia berdoa, ‘Ya Allah, teruskanlah hidupku ini sekiranya hidup itu lebih baik untukku. Dan wafatkanlah aku, sekiranya itu lebih baik bagiku.” (HR. Bukhari Muslim)

Bentuk-Bentuk Kesabaran

Para ulama membagi kesabaran menjadi tiga:

1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah.

Merealisasikan ketaatan kepada Allah, membutuhkan kesabaran, karena secara tabiatnya, jiwa manusia enggan untuk beribadah dan berbuat ketaatan.

Ditinjau dari penyebabnya, terdapat tiga hal yang menyebabkan insan sulit untuk sabar.

Pertama karena malas, seperti dalam melakukan ibadah shalat.

Kedua karena bakhil (kikir), seperti menunaikan zakat dan infaq.

Ketiga karena keduanya, (malas dan kikir), seperti haji dan jihad.

2. Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan.

Meninggalkan kemaksiatan juga membutuhkan kesabaran yang besar, terutama pada kemaksiatan yang sangat mudah untuk dilakukan, seperti ghibah (baca; ngerumpi), dusta, dan memandang sesuatu yang haram.

3. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah,

seperti mendapatkan musibah, baik yang bersifat materi ataupun inmateri; misalnya kehilangan harta dan kehilangan orang yang dicintai.

Kiat-kiat Untuk Meningkatkan Kesabaran

Ketidaksabaran (baca; isti’jal) merupakan salah satu penyakit hati, yang harus diterapi sejak dini. Karena hal ini memilki dampak negatif pada amal. Seperti hasil yang tidak maksimal, terjerumus kedalam kemaksiatan, enggan melaksanakan ibadah. Oleh karena itulah, diperlukan beberapa kiat guna meningkatkan kesabaran. Di antaranya:

1. Mengikhlaskan niat kepada Allah swt.

2. Memperbanyak tilawah (membaca) Al-Qur’an, baik pada pagi, siang, sore ataupun malam hari. Akan lebih optimal lagi manakala bacaan tersebut disertai perenungan dan pentadaburan.

3. Memperbanyak puasa sunnah. Puasa merupakan ibadah yang memang secara khusus dapat melatih kesabaran.

4. Mujahadatun nafs, yaitu sebuah usaha yang dilakukan insan untuk berusaha secara giat untuk mengalahkan nafsu yang cenderung suka pada hal-hal negatif, seperti malas, marah, dan kikir.

5. Mengingat-ingat kembali tujuan hidup di dunia. Karena hal ini akan memacu insan untuk beramal secara sempurna.

6. Perlu mengadakan latihan-latihan sabar secara pribadi. Seperti ketika sedang sendiri dalam rumah, hendaklah dilatih untuk beramal ibadah dari pada menyaksikan televisi, misalnya. Kemudian melatih diri untuk menyisihkan sebagian rezeki untuk infaq fi sabilillah.

7. Membaca-baca kisah-kisah kesabaran para sahabat, tabi’in maupun tokoh-tokoh Islam lainnya.

Redaktur: HendraKeyword: keajaiban, mukmin, musibah, sabar

Beri Nilai Naskah Ini:

 (108 orang menilai, rata-rata: 8,82 dalam skala 10)

Konten Terkait Sebelumnya:

Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda."" style="font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-image: initial; text-decoration: none; vertical-align: bottom; white-space: normal; line-height: 1; font-size: 1em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; ">Iklan negatif? Laporkan!37.707 Hits 49 email"" style="font-family: arial, verdana, tahoma, sans-serif; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-image: initial; text-decoration: none; vertical-align: bottom; white-space: normal; line-height: 1; font-size: 1em; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; ">Iklan negatif? Laporkan!

Konten Terkait Sebelumnya:

Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-8) Sabar, Sabar, dan Tetap Sabar Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-5) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-2) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-7) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-6) Hadits-Hadits yang Terkait dengan Sabar (bagian ke-3) Sabar Dalam Menghadapi ‘Black Campaign’Daftarlah untuk mendapatkan update dakwatuna.com ke e-mail AndaCara Lain Mendaftar »Twitter105K+RSS23K+Sumber:http://www.dakwatuna.com/2007/06/02/186/sabar-keajaiban-seorang-mukmin/#ixzz3Dk7f0Sl6 Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

Kamis, 18 September 2014

Oase Dakwah

OASE DAKWAH~Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Jumat, 19 September 2014

:: Keutamaan Hari Jumat ::
Oleh: Rochma Yulika

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jum'at, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintaannya.” (HR. Muslim).

Hari ini Hari jumat
Jadikan jiwa tetap semangat
Wujudkan cita dengan tekad yang kuat

Hari ini hari jumat
Menjaga ukhuwah dengan teman dekat
Kesan baik selalu melekat

Hari ini Hari Jumat
Sopan santun itulah tabiat
Hidup indah bertambah berkat

��Hari ini Hari Jumat
Jangan lupa baca shalawat
Menjaga kita dari maksiat

Hari ini hari jumat
Bersedekah jangan sampai terlewat
Karena itu bagian dari syari'at

Hari ini hari jumat
Selalu bersiap akan akhirat
Jangan sampe lena diri mendekat
Hingga setan pun akhirnya menjerat

Hari ini hari jumat
Tanpa kita sadar waktu berlalu begitu cepat
Bersegera tilawah agar kita jadi selamat
Al Kahfi pun harus dibaca hingga tamat

Biro Tausiyah Rutin ODOJ
TR/09/19/09/2014
tausiyahrutin@gmail.com

Admin ODOJ

Kominex 496/04/09/2014
Tanggal  : 17 September 2014
Perihal    : Rekruitasi Admin ODOJ, ODALF, dan ODOL
Tujuan    : Seluruh ODOJers

#########################

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Divisi Rekrutmen membuka kembali pendaftaran admin ODOJ BBGrup & WA serta admin grup ODALF juga ODOL, dengan syarat :
1. Merupakan member ODOJ, minimal 45 hari bergabung
2. Tidak pernah lelang juz
3. Memiliki fasilitas yang mendukung
4. Antusias dan berkomitmen tinggi
5. Bersedia ditempatkan di grup fasil

Daftar dengan format :
ADA_ODOJ/ODALF/ODOL_NAMA LENGKAP_ASAL GRUP_NO WA/PIN BB

Contoh :
ADA_ODOJ_DIAN PERTIWI_ODOJ9_085210836063/7D025DE6

Kirim melalui WA ke
•Ikhwan•
ODOJ   : 085691350326 (Karyadi)
ODALF : 085691350326 (Karyadi)
ODOL   : 085691350326 (Karyadi)

•Akhwat•
ODOJ   : 085210836063 (Dian)
ODALF : 08992008099 (Eva)
ODOL   : 08992008099 (Eva)

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 17 - 18 September 2014.

Terima kasih, semoga menjadi amal shalih untuk semua.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
-Kadep Rekrutmen-
#a2a#

Keluar dari ODOJ

Silahkan Tinggalkan ODOJ
“..Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah pada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dahulunya telah diketahuinya...” QS Al Hajj : 5

Kuntum tanpa tilas

Kuntum-kuntum itu berguguran...Helai-helai itu berjatuhan...Satu demi satu ODOJers meninggalkan barisan... namun ada yang terus bertahan dalam segala rintangan. Berusaha membersamai ODOJ hingga Allah memberlakukan takdir-Nya.

Manusiawi  jika ada keluhan, kelelahan, kejenuhan menyapa hati yang pasang surut. Tapi lelah, keluh dan jenuh tak akan betah bertahan jika kita tak membiarkannya berlama-lama di hati kita.

Memang Allah yang membolak-balikkan hati, tapi berada dalam gerbong ODOJ adalah suatu pilihan kebaikan. Tak ada paksaan ikut ODOJ, tapi seringkali kebaikan memang harus dipaksa.

Siapa pun pasti pernah terjatuh dan kalah... tapi selama kita punya Allah, siapa yang sanggup mencegah kita bangkit dari terpuruk ?

Kadang jawabannya adalah : diri kita sendiri yang menikmati keterpurukan.

Saat diri malas, saat kebeningan hati tergilas, saat kebesaran jiwa meranggas...paksa...paksa diri membuka mushaf. Tilawah !
Benamkan hati dalam indahnya firman-Nya.

Tapi jika tilawah tak mampu membuat malas lepas dari jiwa, coba buka terjemahan Al Quran. Baca artinya satu demi satu, dan jangan pernah memungkiri hati, jika di sana Allah menyapa. Pasti akan kau temui jawaban dari masalah yang kau hadapi. Namun seringkali buramnya hati tak mampu juga mengenali Allah sedang menyapa atau tidak.

Wadah dan Isi

ODOJ hanyalah wadah kebaikan. ODOJ hanyalah sarana pengantar keridhoan-Nya. ODOJ tak akan pernah rugi jika para pengisinya berguguran, sebab Allah in syaa Allah yang akan menjaga ODOJ. Allah yang akan mendatangkan pengganti jika ada yang berguguran, sebagaimana firman-Nya :

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah dan yang tidak takut celaan orang yang suka mencela. itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah maha luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” QS Al Maidah : 54.

Ada pilihan lagi : menjadi generasi ‘pengganti’ atau ‘yang tergantikan’ ?

Duhai, ODOJers salih-salihah...

Apa yang membuatmu lelah
Jika desah hatimu saja didengar oleh Allah

Apa yang membuatmu jengah
Jika kau punya Allah yang maha indah

Apa yang membuatmu lemah
Jika kau punya Allah yang maha gagah

Apa yang membuatmu menyerah
Jika Allah membekalimu dengan hamasah*

Apa yang membuatmu bertahan dalam gelisah
Jika telaga cinta-Nya selalu basah

Apa yang membuatmu putus asa karena masalah
Jika masalah adalah tangga kenaikan marhalah

Apa yang membuatmu marah
Jika hatimu kau bungkus qonaah

Apa yang membuatmu berbalik arah
Jika kau berpikir semua kebaikan adalah amanah

Apa yang membuatmu memilih lepas dari dakwah
Jika jiwamu pun tak ada sebiji zarrah

Istiqomah memang tak mudah
Istiqomah memang susah
Dan seringkali harus berlumur darah

Kalianlah kesatria peluncur panah
Panah kejayaan Islam yang tak boleh punah

Kalianlah tameng penjaga izzah
Walau kadang harus berkalang tanah

Tak akan pernah ada kata kalah
Selagi kekuatan bertumpu pada sajadah

ODOJ tak akan pernah berubah
Selagi kilau semangat itu menjangkau jannah

Silahkan tinggalkan ODOJ, salih-salihah... !
Jika sendiri lebih mampu membuatmu bertahan tanpa berjama’ah...

http://onedayonejuz.org/post/detail/128/silahkan-tinggalkan-Odoj#.VBgDb_vGzIU

Allah maaf kami sedang sibuk

Allah, Maaf, kami sedang sibuk

"Allah, maaf, kami sedang sibuk. Kami memang takut neraka, tetapi kami kesulitan mencari waktu untuk mengerjakan amalan yang dapat menjauhkan kami dari neraka-Mu. Kami memang berharap surga, tapi kami hampir tak ada waktu untuk mencari bekal menuju surga-Mu."

Ya Allah, harap maklumi kami manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan. Kami benar-benar sibuk, sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu.

Ya Allah, harap maklumi kami, hamba-hamba-Mu yang begitu padat rutinitas, sehingga kami sangat kesulitan mengatur jadwal untuk menghadap-Mu.

Ya Allah, kami sangat sibuk, jangankan berjemaah, bahkan munfarid pun kami tunda-tunda. Jangankan rawatib, zikir, berdoa, tahajud, bahkan kewajiban-Mu yang lima waktu saja sudah memberatkan kami. jangankan puasa senin-kamis, jangankan ayyamul bidh, jangankan puasa nabi Daud, bahkan puasa Ramadhan saja kami sering mengeluh.

Ya Allah , maafkan kami, kebutuhan kami di dunia ini masih sangatlah banyak, sehingga kami sangat kesulitan menyisihkan banyak, sehingga kami kesulitan menyisihkan sebagian harta untuk bekal kami di alam abadi-Mu. jangankan sedekah, jangankan jariah, bahkan mengeluarkan zakat yang wajib saja sering kali terlupa.

Ya Allah , maafkan kami, kekayaan kami belumlah seberapa, kami masih perlu banyak menabung, sehingga kami tidak bisa menyisihkan sebagian rezeki dari-Mu untuk memperjuangan agama-Mu.

Ya Allah , maafkan kami, kami tak sempat bersyukur. Jiwa kami begitu rakus. Kami tak berujung puas dengan nikmat-Mu, sehingga kami kesulitan mencari-cari mana karunia-Mu yang layak kami syukuri.

Ya Allah, maaf, kami orang-orang sibuk. Bahkan kami kesulitan mencari waktu untuk mengerjakan amalan yang dapat menjauhkan kami dari nereka-Mu. Kami hampir tak ada waktu untuk mencari bekal menuju surga-Mu.

Ya Allah, urusan-urusan dunia kami amatlah banyak. Jadwal kami masih amatlah padat. Kami amat kesulitam menyempatkan waktu untuk mencari bekal menghadap-Mu. Kami masih belum bisa meluangkan waktu untuk khusyuk dalam rukuk, menyungkur sujud, menangis, mengiba, berdoa, dan mendapatakan jiwa sedekat mungkin dengan-Mu.
Ya Allah, tolong, jangan dulu Engkau menyuruh Izrail untuk mengambil nyawa kami, karena kami masih terlalu sibuk.

Ya Allah, maaf, kami terlalu sibuk. Padahal Engkau memerintahkan kami berwudhu untuk membasuh wajah kami yang telah penat memikirkan dunia. Padahal Engkau meminta kami bertakbir ketika jiwa kami terasa letih menggapai cita. Padahal Engkau perintahkan kami bersujud untuk meregangkan pundak kami yang telah letih memikul amanah.

Ya Allah, maaf, selama ini kami terlalu sibuk. Kami terlalu sombong kepada-Mu, seolah kami tak membutuhkan-Mu. mohon cahayai hati kami, guyur jiwa kami dengan hidayah-Mu. Agar jiwa ini tawadhu' di hadapan-Mu. Agar jiwa kami ikhlas menuruti tuntunan-Mu. Agar diri ini tegar di saat yang lain terlempar. Agar jiwa ini teguh di saat yang lain runtuh.

Ya Allah, maaf, selama ini kami merasa sok sibuuk. Padahal Engkaulah Yang Maha sibuk. Kami sering kali telat menghadap-Mu, padahal Engkau tak pernah sekali pun telat memberi kami makan dan minum setiap hari. Kami sering kali lupa menunaikan kewajibannku pada-Mu, padahal Engkau tak pernah lupa menerbitkan mentari di pagi hari. Kami sering lalai mengingat-Mu, padahal Engkau tak pernah sekalipun lalai mempergilirkan siang dan malam. Setiap saat keburukan kami naik disampaikan para malaikat-Mu, sementara kebaikan-Mu setiap detik tercurah kepada kami.

"Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur..." (QS. Al-Baqarah:255)

Buku "Tuhan, Maaf kami sedang sibuk", Ahmad Rifa'i Rif'an