Kamis, 31 Maret 2022

#Ramadhan1443H#TantanganMenulisHarike42#TantanganMenulisGurusiana

Alhamdulillah, di penghujung Bulan Maret, sekolah kami sudah melaksanakan berbagai aktifitas mulai dari PTM, Fun Game, PAT, cucurak, pertemuan dengan komite dan paguyuban kelas IX, webinar dan terakhir fotbar. 

Selama kita melakukan sesuatu dengan sepenuh hati tentu akan berdampak positif pada diri mulai badan bugar, semua terasa mudah dan datang rejeki dari arah tak terduga. 

Perlu kesabaran tingkat tinggi saat melaksanakan tugas, bisa mengontrol diri tidak lepas kendali terutama saat menghadapi kendala.

Harus tenang dan senang dalam beraktifitas, pergunakan waktu istirahat sebaik mungkin terutama tidur di malam hari agar energi bisa terkumpul kembali di pagi hari.

Semua selesai menjelang awal Ramadhan 1443 H dan telah menanti aktifitas baru di bulan-bulan berikutnya.

Saat hari terakhir kemarin (31/03) kami merasa bahagia dan ceria karena bisa kumpul untuk foto bersama, terima kasih semuanya atas kebersamaan dan kekompakannya.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan, maaf lahir bathin, semoga ibadah kita selama Bulan Ramadhan diterima Allah SWT, aamiin ya Robbal aalamiin.

#Ramadhan1443H
#TantanganMenulisHarike42
#TantanganMenulisGurusiana

#Berlian#TantanganMenulisHarike41#TantanganMenulisGurusiana

Tak perlu jauh-jauh ke KRB, kami punya studio alam sendiri. 

Hamparan rumput hijau dengan sedikit pohon yang daunnya gugur sebagian cukuplah sebagai pemanis foto di bawah terik matahari.

Panasnya bikin mata nyureng (memicingkan) tapi kami tetap happy karena papanasan babarengan itu nikmat, keringat mengucur deras dan riasan mulai pudar seiring berjalannya waktu. Sponsor kostum, foto dan MUA kali ini bukan kaleng-kaleng tapi berlian.

Berlian sulit didapat dan mahal harganya, saking mahalnya, tidak semua orang bisa memilikinya.

Berlian yang baik hati, tidak sombong dan dermawan, entah dengan cara apa kami berterima kasih, kebaikannya membuat kami sulit mengungkapkan perasaan ini. 

Hanya bisa mendo'akan, semoga kebaikannya dibalas Allah SWT, sehat selalu dan dilancarkan rizki serta usahanya, aamiin.

#Berlian
#TantanganMenulisHarike41
#TantanganMenulisGurusiana

Rabu, 30 Maret 2022

#Orangtua#TantanganMenulisHarike40#TantanganMenulisGurusiana

Berburu rejeki itu biasa tapi berburu pahala itu luar biasa. 

Manfaatkan waktu yang ada dengan semakin mendekat pada orang tua kita, apalagi jika orang tua tinggal satu, itu harus kita jaga sebaik mungkin ibaratnya sebuah boneka kaca.

Jaga jangan sampai lecet karena kita sangat membutuhkan do'a-do'anya nembus ke langit ke tujuh agar didengar Allah SWT. 

Rasanya ingin menjaga orang tua sepanjang hidup kita namun apa daya jarak yang jauh dan aktifitas harian memaksa kita hanya bisa berkunjung sebisanya. Sebisa mungkin meluangkan waktu untuk berkunjung ke orang tua.

Antar ke RS saat sakit, siapkan makannya, kunjungi secara rutin dll adalah hal yang bisa menyenangkan hati orang tua.

#Orangtua
#TantanganMenulisHarike40
#TantanganMenulisGurusiana

Selasa, 29 Maret 2022

#Lanjut#TantanganMenulisHarike39#TantanganMenulisGurusiana

Anjing menggonggong kafilah berlalu adalah sebuah ungkapan untuk tidak menghiraukan apa kata orang.

Akan berlaku jika apa yang kita lakukan dirasa benar, lanjutkan saja tapi kalau salah kita harus mendengar apa kata orang.

Jangan sudah salah masih lanjut saja padahal merugikan orang lain. Jangan menjadi orang yang kebal hukum eh kebal dinasihati. 

Semoga hati kita dilembutkan untuk menerima ilmu maupun berbagai masukan yang kita dapatkan dari orang lain, aamiin. 

Orang yang tidak mau menerima nasihat orang lain sepertinya sudah keras hatinya sampai tidak bisa nembus lagi nasihat dari luar. 

Jika yang kita lakukan sudah benar, lanjutkan saja jangan mudah goyah agar tujuan kita tercapai.

Untuk mencapai tujuan harus lurus saja dengan niat awal supaya tidak putus di tengah jalan.

#Lanjut
#TantanganMenulisHarike39
#TantanganMenulisGurusiana

Senin, 28 Maret 2022

#Rejekigakemana#TantanganMenulisHarike38.#TantanganMenulisGurusiana

Kalau sudah rejeki, ga akan kemana. Sering kali kita mendengar kalimat tersebut diucapkan seseorang saat sudah berusaha keras lalu tidak membuahkan hasil. 

Tanpa bermaksud patah semangat atau tidak mau berusaha lagi, pasrah karena lelah setelah ikhtiar itu artinya menjalankan sebuah proses yang sudah seharusnya dilakukan oleh seorang petarung. 

Petarung sejati tidak akan berhenti tapi raga yang kadang lelah tidak bisa diajak kompromi untuk beriringan dengan semangat yang tak kunjung padam.

Rejeki memang sudah Allah atur, ada yang bekerja keras namun rejekinya berbeda dengan orang yang hanya tinggal di rumah dengan memanfaatkan gadget dan jaringan.

Intinya kita tetap harus bersyukur atas semua rejeki yang telah Allah berikan.

#Rejekigakemana
#TantanganMenulisHarike38.
#TantanganMenulisGurusiana

Sabtu, 26 Maret 2022

#LoveOurFamily#TantanganMenulisHarike37#TantanganMenulisGurusiana

Jika ada perkataan do'a orang tua sangat berpengaruh pada kehidupan anaknya masa kini dan masa depan itu benar tapi tidak pantas diucapkan oleh seorang anak yang telah merasa gagal dalam hidup lalu menganggap kegagalan hidupnya gara-gara orang tua yang mendo'akan tidak baik.


Tidak pantas diucapkan anak yang telah dibesarkan dengan kasih sayang dan dibiayai hingga selesai. Ketahuilah cara mengungkapkan kasih sayang orang tua kita tentu berbeda dengan cara kita kepada anak-anak kita karena berbeda cara pandang.


Orang tua kita yang minim informasi, minim pendidikan dan minim perhatian dari pasangannya menjadi minim pula dalam pola asuh kepada anak-anaknya.


Jika anak menyalahkan orang tua atas kegagalan hidupnya sama saja anak tersebut sedang mencari kambing hitam.


Daripada mencari pembenaran lebih baik fokus berbakti pada orang tua tanpa menimbulkan konflik dengan siapapun.


Jika sudah berusaha maksimal dalam berbakti tiada henti hingga akhir hayat dan masih berkonflik juga dengan orang tua, harus ingat dengan kalimat yang ada di paragraf 3 di atas.


Apa yang kita alami tentu tidak mau terjadi pada anak-anak kita karena kita tahu betul anak-anak adalah cerminan orang tuanya.


Kita yang memiliki pendidikan lebih dari orang tua dan lebih melek informasi dengan media sosial dari pada orang tua yang untuk nelpon saja sering salah pencet bahkan tidak bisa mengetik Whatsapp karena tremor alangkah baiknya jika pola pikir di atas kita balik menjadi orang tua cerminan diri kita.


Bersabarlah terus karena sabar itu tiada batas, jika memang ada yang salah pada diri kita maupun orang tua mari saling menasihati karena manusia tempatnya khilaf.


Mohon maaf jika ada yang tidak sependapat, silahkan buat tulisan sendiri sebagai antithesis dari tulisan ini.


Ini hanyalah curahan hati yang paling dalam dari orang yang sangat menyayangi saudara-saudaranya, saudara sedarah itu tidak bisa hilang oleh terpaan badai sekalipun karena pernah melalui kehidupan bersama dalam suka duka, canda tawa sebelum mengarungi bahtera rumah tangga.


Mari tetap optimis dan semangat menatap masa depan gemilang dan bahagia dunia akhirat dengan saling menyayangi tanpa ada rasa sakit di hati, let's love our family till jannah, aamiin.


#LoveOurFamily

#TantanganMenulisHarike37

#TantanganMenulisGurusiana

#AFuh#TantanganMenulisHarike36 #TantanganMenulisGurusiana

Maaf A Fuh teu kengeng kitu, sing karunya ka mamah. 

Nuju dinten naon mamah nelpon ngarios saredih, saur Tati ulah diemut-emut Sari to takdir, Tati pikir mamah emut ka Sari. 

Mamah ge teu terang kunaon saredih. Eh tadi mamah naros, "Tat, leres eta teu kukumaha A Fih?" 

Henteu mah, ayeuna mah balager sadayana oge, nuju harita mah pada salah paham disangkana Tati balik nama bumi anu handap. 

Bener nya? Saur mamah. Bener mah, saur Tati. 

Tidinya Tati engeh, mamah saredih soalna kontak bathin anak-anak teu akur. 

Sing karunya ka mamah, sepuh tinggal hiji-hijina, urang ulah selisih wae, kontak bathin ka mamah. 

Urang teu tiasa masihan materi, minimal tong berpikiran negatif. Nasib urang kieu-kieu wae ulah nyalahkeun mamah anu sok nyarekan, introspeksi diri masing-masing we ayeuna mah.

Mamah teu hoyong dipasihan, Tati oge tara masihan acis, paling abi masihan THR 2 juta, tiap Kemis sok masihan 100rb, eta mah acis pensiun, Tati sok ngarios, mah ieu acis pensiun.

Palingan nyandak jeruk, martabak, kue dll, pan sami Teh Desi, Teh Eli sareng Teh Ida oge kitu sok cacandakan, mamah sok cerita.

Pek teh saur A Heri, upami kengeng acis, sok ka Gang Petey meser obat. 

Salami ieu acis pensiun kanggo uang makan mamah 900rb, listrik 370rb, mingguan 400rb, upami ditotal 1.700.000 kirang, sedangkeun acis pensiun kengeng 1.400.000. 

Kakuranganna tina acis kematian bapak anu 13jt.

Kin Tati ngadamel perhitunganna, teu acan sempet wae.

Tenang sadayana dicatet, malah kadang difoto bilih mamah hilap, Tati gaduh buktina.

Nu penting mah ka mamah perhatian sareng rajin sholat, mamah paling resep ka A Heri anu sok k masjid, atoh pisan ninggalina, mamah tenang, sanes hoyong dipasihan acis.

Upami ka A Fuh sareng ka A Yanto mah lan mamah tebih bumina jadi teu terang kumahana.

#AFuh
#TantanganMenulisHarike36 
#TantanganMenulisGurusiana

Jumat, 25 Maret 2022

#Canva#TantanganMenulisHarike35#TantanganMenulisGurusiana

Malam ini (25/03) saya dkk mengikuti pelatihan Canva. Untuk yang kesekian kalinya saya mengikuti pelatihan Canva tapi ga bisa-bisa. 

Beberapa waktu lalu setelah pelatihan, saya praktik namun saat praktik melihat ketidak sesuaian hasil kerja saya. 

Saya merasa hasil kerja berlama-lama tapi saat jadi hasilnya berbeda dengan yang diinginkan.

Ada yang bilang hal itu terjadi karena memory HP yang full sehingga tidak menyimpan hasil kerja yang sempurna.

Setelah itu saya sudahi rasa penasaran saya tentang Canva.

Namun rupanya sekarang saya masih penasaran juga.

#Canva
#TantanganMenulisHarike35
#TantanganMenulisGurusiana

Kamis, 24 Maret 2022

#Malas#TantanganMenulisHarike34 #TantanganMenulisGurusiana

Mata ngantuk dan badan lelah, sangat ideal untuk tidur. 

Tapi belum nulis, malas sekali tapi kalau ingat belum nulis akan nulis walaupun malas. 

Malas bisa dilawan dengan motivasi tidak ingin terjun bebas untuk yang kesekian kalinya. Biarpun sudah sering terjun bebas, sebisa mungkin Tidak terjun bebas. 

Jadi biarpun malas, kalau ingat belum nulis tetap akan dipaksakan.

Beda dengan lupa, kalau sudah lupa, tidak akan ada penyesalan karena di luar kesadaran, kalau malas itu kita sadar melakukannya dan sebisa mungkin dihindari agar tidak menjadi orang malas.

#Malas
#TantanganMenulisHarike34 
#TantanganMenulisGurusiana

Rabu, 23 Maret 2022

#MasakanIbu#TantanganMenulisHarike33#TantanganMenulisGurusiana

Kalau sudah membuat sesuatu kadang saya bertanya pada anak-anak, sebuah pertanyaan  singkat seperti "enak ga?" dan mereka sering menjawab enak. 

Saya berani bertanya kalau anak-anak lahap makan yang disajikan atau saya hanya akan memperhatikan saja sejauh mana mereka menghabiskan makanan, jika cepat ludes itu artinya enak, kalau masih tersisa banyak saya akan berpikir apa yang dibuatkan saya itu tidak enak. Biasanya akan saya evaluasi, bisa saja saya membuatnya kebanyakan atau bahan masakannya tidak pas dan bisa saja mereka bosan.

Seringkali kalau anak-anak suka sesuatu, saya akan buat lagi dan lagi dengan melupakan akan ada bosannya jika dicekoki makanan yang sama berulang-ulang.

Kalau jawaban anak-anak enak, kadang saya ragu apakah itu jawaban yang sebenarnya atau hanya merasa ga enak sama saya tapi saya masih ingat dengan masa lalu saat makan masakan ibu, selalu enak dan kangen dengan rasanya.

Sebuah kenangan yang rasanya masih sangat terasa di lidah sampai sekarang. Dulu kadang suka request "mah hoyong deui ih." (Mah, pengen lagi ih).

Biasanya ga pake lama, ibu saya akan membuatkannya kembali. Begitu juga halnya saya, akan berusaha membuat ataupun membeli makanan kesukaan anak-anak.

#MasakanIbu
#TantanganMenulisHarike33
#TantanganMenulisGurusiana

Selasa, 22 Maret 2022

#Rencanakan#TantanganMenulisHarike32 #TantanganMenulisGurusiana

Sering dengar kata-kata "kalau direncanakan suka ga jadi." 

Itu terjadi saat kita rencanakan sesuatu jauh-jauh hari terus tidak jadi karena sesuatu hal. 

Padahal lebih banyak kalau sudah direncanakan suka jadi karena pada hakekatnya segala sesuatu harus dengan perencanaan matang, jika ternyata gagal itu bukan salah karena direncanakan tapi memang situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan. 

Alhasil, untuk menebus kata-kata "kalau direncanakan suka ga jadi," akhirnya ada istilah baru lagi yang sering terlontar seperti "yuk jadiin, ga papa dadakan juga." 

Terjadilah acara dadakan yang direncanakan tiba-tiba bukan jauh-jauh hari karena itu tadi "kalau direncanakan suka ga jadi." 

Selamat merencanakan.

#Rencanakan
#TantanganMenulisHarike32 
#TantanganMenulisGurusiana

Senin, 21 Maret 2022

#Tertidur#TantanganMenulisHarike31#TantanganMenulisGurusiana

Hari ini (21/03) mulai PTMT, rasanya aktifitas sudah mulai padat. 

Sampai rumah sore, sambil ikutan acara webinar pula tapi yang ada malah ngantuk lalu tertidur sambil bermimpi acara sedang berlangsung. 

Tiba-tiba terbangun jam 15.46 tapi HP sudah sepi itu artinya acara telah selesai. Sayapun tersenyum mesem karena baru menyadari acara telah selesai karena selama tidur mimpinya acara masih berlangsung. 

Sebenarnya acara harus selesai jam 15.00 tapi jam 15.10 masih lanjut dan mata serta badan sudah tidak bisa diajak kompromi sampai akhirnya tertidur lelap.

#Tertidur
#TantanganMenulisHarike31
#TantanganMenulisGurusiana

Sabtu, 19 Maret 2022

#Offline#TantanganMenulisHarike30#TantanganMenulisGurusiana

Minggu ini di sekolah ada 3 kegiatan berturut-turut, Senin (14/03) Sosialisasi PAT dan US bersama Pa Ridwan, Rabu (16/03) Diseminasi Kompetensi Pedagogik bersama Bu Hajjah Teti Suherti dan Pa Lili lalu Kamis (17/03) Pendampingan Pengawas dalam Pembuatan Soal Ujian Sekolah bersama Pa Yayat. 

Semua acara itu dibuka oleh Ibu Tati Hermiati selaku Kepala Sekolah kami yang menjabat sejak April 2021. Ketiga acara tersebut dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap memakai masker.

Lelah dan cape sudah pasti karena itu manusiawi tapi semuanya terbayarkan dengan rasa bahagia karena mendapatkan ilmu baru sebagai penyegar ingatan.

Besok, Senin (21/03) peserta didik mulai PTMT, banyak orang tua menyambut bahagia atas keputusan ini, begitu juga kami gurunya karena selama PJJ memiliki banyak kendala dalam KBM.

Semoga dengan adanya kegiatan offline dan PTMT menjadi awal yang baik atas berakhirnya pandemi menjadi endemi, aamiin.

#Offline
#TantanganMenulisHarike30
#TantanganMenulisGurusiana

#DekatSaatPerlu#TantanganMenulisHarike30 #TantanganMemulisGurusiana

Ada teman sekolah tiba-tiba japri menawarkan dagangan padahal seumur-umur ga pernah WAan.

Atau ada juga yang tiba-tiba WA meminjam uang. 

Apakah mereka ga merasa risih tak ada hujan tak ada angin tiba-tiba WA nawarin dagangan atau pinjam uang. 

Saya sendiri merasa ko gitu ya, WA saat ada perlunya saja. 

Pembelajaran buat saya, jangan seperti itu karena ga bagus dalam pertemanan, istilahnya temenan pas ada perlunya saja. 

Apalagi saya juga ga dekat-dekat amat dengan mereka karena waktu sekolah sudah pada punya teman masing-masing.

Dia berteman dengan teman pilihannya sendiri, giliran jualan atau pinjam uang baru deketin saya. 

#DekatSaatPerlu
#TantanganMenulisHarike30 
#TantanganMemulisGurusiana

Jumat, 18 Maret 2022

#MulaiPTMT#TantanganMenulisHarike29#TantanganMenulisGurusiana

Alhamdulillah Senin nanti (21/03) akan mulai PTMT, banyak orang tua yang senang dan sangat bersyukur, begitu juga kami gurunya karena selama PJJ memiliki banyak kendala dalam KBM.

Sejak minggu lalu kami sudah mulai WFO setelah beberapa minggu hanya 25% saja WFOnya, kebagian sekali dalam seminggu.

3 kegiatan guru-guru minggu ini dilaksanakan tatap muka mulai dari Sosialisasi PAT/US, Diseminasi Kompetensi Pedagogik dan Pendampingan Pengawas dalam Pembuatan Soal US. 

Seelumnya aktifitas tatap muka sesuatu yang tabu, sesuatu yang harus dihindari apalagi satu persatu keluarga kami terkonfirmasi positif Covid-19.

Jika PTMT dan aktifitas offline sudah kami mulai, semoga menjadi sebuah kabar baik omicron pergi dari kehidupan kita. 

Jikapun masih ada, semoga sudah biasa saja, bukan sesuatu yang harus ditakutkan atau dihindari.

Tugas kita menjaga kesehata namun jangan merasa diri kuat tidak akan pernah terkena korona karena sejatinya tidak ada seorangpun yang bisa menghindar dari takdir Allah.

Bukan hanya PTMT yang sudah dimulai, karantina dihilangkan, syarat PCR tidak ada dan social distancingpun sudah mulai dikendorkan.

Kebijakan yang dibuat tidaklah seramoangan karena semua sudah penuh pertimbangan sesuai dengan data yang dimiliki pemangku kebijakan.

Ibadah umrohpun sudah dibuka tanpa PCR dan karantina lagi, menyusul ibadah haji yang infonya akan dibuka kembali setelah 2 tahun tertunda karena dibatasi. 

#MulaiPTMT
#TantanganMenulisHarike29
#TantanganMenulisGurusiana

#Batik#TantanganMenulisHarike28#TantanganMenulisGurusiana

Jumat batik, salah satu ketentuan seragam, menjadi andalan kami untuk bisa berbatik ria. Batik merupakan salah satu ciri khas kerajinan di Indonesia.

Ada banyak motif batik sesuai dengan daerahnya masing-masing. 

Mengenakan batik diharapkan dapat mempertahankan tradisi pakaian tradisional. 

Kain batik banyak dimodifikasi menjadi berbagai macam model pakaian mulai dari kemeja, gamis, outer dll. 

Batik bisa menjadi pakaian resmi maupun santai, pilih yang bahannya adem agar nyaman dipakai. 

Tidak hanya dewasa, anak sekolah sejak dulu sudah memiliki seragam batik yang menjadi ciri khas sekolahan, dipakai satu kali dalam 5 hari, tiap sekolah ada desain tersendiri dengan bertuliskan sekolah bersangkutan. 

Batik sudah dikenalkan sejak dini agar anak-anak mulai terbiasa dengan batik hingga dewasa nanti. 

#Batik
#TantanganMenulisHarike28
#TantanganMenulisGurusiana

Kamis, 17 Maret 2022

#Puisi#TantanganMenulisHarike27 #TantanganMenulisGurusiana

Pohon kelapa tumbuh di pantai
Buahnya berjatuhan
Daun bergoyang-goyang
Pertanda angin besar

Banyak orang bermain di pantai
Suka ria dan canda tawa
Pasir putih yang bersih
Pertanda terawat

Penginapan dekat pantai
Banyak orang kepanasan
Keringat bercucuran 
Pertanda badan sehat

#Puisi
#TantanganMenulisHarike27 
#TantanganMenulisGurusiana

Rabu, 16 Maret 2022

#AsalNulis#TantanganMenulisHarike26 #TantanganMenulisGurusiana

Selama ini saya hanya asal nulis saja alias yang penting nulis tanpa sempat memikirkan tulisan yang panjang dan ilmiah.

Yang ditulis seringkali hanya yang terlintas dipikiran saja. Padahal sedang berusaha menyelesaikan sebuah cerbung berdasarkan kisah nyata.

Namun saat akan melanjutkan nulis cerbung, saya harus menelaah dulu kisah aslinya lalu dituangkan menjadi sebuah cerita yang sekiranya tidak ada seorangpun yang merasa bahwa itu adalah kisahnya. 

Banyak yang harus dirombak mulai dari nama orang, tempat, profesi dll karena saya tidak mau ada complain di kemudian hari. 

Merombaknya butuh waktu dan berpikir penggantinya agar semua benar-benar tersamarkan. 

#AsalNulis
#TantanganMenulisHarike26 
#TantanganMenulisGurusiana

Selasa, 15 Maret 2022

#SabarMenulis #TantanganMenulisHarike25 #TantanganMenulisGurusiana

Menulislah walau ga bisa-bisa, itu saya banget, sudah berusaha menulis setiap hari sejak Februari 2020 tapi masih belum bisa menulis yang lebih baik dan lebih panjang lagi. 

Pokoknya berasa masih amatir terus, ga maju-maju. Belum bisa menulis yang ilmiah, yang menarik, yang bagus, yang panjang dll. 

Walaupun ga ada kemajuan, biarlah yang penting saya sudah berusaha sebisa saya, jika memang hasilnya belum memuaskan, apa mau dikata. 

Saya terima apa adanya diri saya, segini kemampuan saya, sambil terus berusaha dan berdo'a untuk menulis yang lebih baik lagi ke depannya. 

Saya harus bersabar karena sabar itu sepanjang hayat, tidak ada kata habis kesabaranku, jangan dengarkan kata hati yang mengatakan kesabaran itu ada batasnya.  

#SabarMenulis 
#TantanganMenulisHarike25 
#TantanganMenulisGurusiana

Senin, 14 Maret 2022

#TetapSemangatMenulis #TantanganMenulisHarike24 #TantanganMenulisGurusiana

Alhamdulillah sudah sampai hari ke 24, akhir-akhir ini sangat sulit untuk mencapai 20an.

Keinginan bisa nulis tanpa jeda sejak Bulan Februari 2020 namun faktanya saya sering terjun bebas. 

Jatuh bangun mengulang ke angka 1 lebih dari 30 kali bukan hal yang menyenangkan karena kegagalan berulang-ulang lumayan bikin sedih hati ini. 

Saya tidak boleh menyerah, harus tetap semangat walaupun berulang kali gagal. 

Mengikuti tantangan menulis menjadi motivasi tersendiri agar tetap menulis tanpa banyak alasan karena alasan selalu ada seperti ngantuk dan cape seperti saat ini. 

Beda kalau sudah lupa, sebuah alasan yang tidak bisa dipersalahkan karena lupa itu sesuatu yang tidak disengaja.

Belum lagi kalau kebablasan tidur karena badan yang sudah lelah. 

Semoga bisa terus menulis walau masih begitu saja tulisannya, belum bisa seperti orang-orang sudah profesional. 

#TetapSemangatMenulis 
#TantanganMenulisHarike24 
#TantanganMenulisGurusiana

Minggu, 13 Maret 2022

#Puisi#TantanganMenulisHarike23#TantanganMenulisGurusiana

Membuat puisi itu tidak mudah, butuh konsentrasi saat membuatnya.

Mata ngantuk tak tahan lagi, ternyata uang ayah hanya cukup untuk hari ini saja.

Kami tak keholangan ide karena semua anggota harus kebagian.

#Puisi
#TantanganMenulisHarike23
#TantanganMenulisGurusiana

Sabtu, 12 Maret 2022

#Berpisah#TantanganMenulisHarike22 #TantanganMenulisGurusiana

Hari ini (12/03) saya ketemuan dengan teman-teman secara offline.

Pertemuan yang seharusnya membahagiakan namun sebaliknya, bertemu untuk perpisahan, hiks.

Sebelum pergi, air mata membanjiri pipi karena tak kuasa menahan tangis. Berkali-kali kerudung dijadikan pengering air mata agar tidak sampai mulut. 

Sudah sunnatullah, ada pertemuan ada perpisahan, namun tetap saja merasa sedih, sudah manusiawi karena tiap-tiap kita punya hati.

Harus tegar dan dihadapi dengan lapang dada. Perpisahan di dunia bukanlah akhir dari segalanya karena semua tetap akan pergi cepat atau lambat, suka atau tidak, siap tidak siap harus siap.

Begitulah siklus kehidupan sudah ada masanya, roda terus berputar, waktu terus berjalan mengikuti takdir akan membawa kemana, harus menerima atas segala yang sudah ditetapkan.

Do'a-do'a tulus dan saling support menjadi penyemangat disaat sedang galau, baper dan sedih. 

Rasa persaudaraan yang sudah tak diragukan lagi walau bukan sedarah, disatukan dalam cinta dan kasih sayang satu sama lain. 

#Berpisah
#TantanganMenulisHarike22 
#TantanganMenulisGurusiana

Jumat, 11 Maret 2022

#Diam#TantanganMenulisHarike21 #TantanganMenulisGurusiana

Baca sekilas tulisan "diam adalah keselamatan," jadi ingat dengan kalimat sejenis "diam adalah emas," ada juga kalimat lainnya "kau tidak akan menyesal dengan yg tidak diucapkan tapi menyesali yang terucap," ada lagi istilah lainnya seperti "lidah tidak bertulang," dan masih banyak lagi yang lainnya yang serupa. 

Inti dari semua kalimat di atas bisa diartikan lebih baik diam daripada mengatakan sesuatu yang tidak baik. 

Mulutmu harimaumu juga istilah yang sering kita dengar. Berhati-hatilah dalam berbicara.

Berpikir dulu baru berbicara, jangan dibalik menjadi bicara dulu baru berpikir. 

Saat ini tidak hanya berbicara yang harus dijaga, menulis sesuatu juga harus dijaga, harus dipikirkan dulu baru menulis. 

#Diam
#TantanganMenulisHarike21 
#TantanganMenulisGurusiana

Kamis, 10 Maret 2022

#CrazyRich#TantanganMenulisHarike20 #TantanganMenulisGurusiana

Beberapa tahun belakangan sering mendengar istilah crazy rich juga sultan untuk orang-orang tertentu. 

Sempat heran juga ada istilah crazy rich berdasarkan kota, misal crazy rich Malang, crazy rich Bandung, crazy rich Medan dsb.

Saya berpikir apakah orang-orang terpilih itu merupakan orang paling kaya di kotanya, siapa yang memilih mereka mewakili kotanya, apakah ada data kekayaan penduduk kota tersebut lalu terpilihlah orang paling kaya mewakili crazy rich di kotanya. 

Kalau saya tahunya istilah konglomerat untuk orang-orang kaya tapi sekarang berubah menjadi crazy rich dan juga istilah sultan.

Para crazy rich yang mewakili kotanya tidak disebut konglomerat. Istilah konglimerat saya kira sudah tidak ada namun ternyata masih ada, disematkan oleh majalah dunia terkemuka. 

Beda dengan istilah crazy rich dan sultan, dilabeli oleh media lokal di sosial media atau berita online.

Efek media memang kuat, para crazy rich itu seolah berlomba-lomba mengekspose gaya hidup dan kekayaannya di media sosial yang tentu saja akan menjadi motivaai untuk yang lain berlomba-lomba menampilkan hal yang sama.

Sekarang banyak orang yang menjadi kaya dengan memperoleh penghasilan dari jasa endorse, mulai dari anak kecil sampai ke orang tua, siapapun bisa melakukannya jika memiliki kreatifitas.

Biaya jasa selebgram itu lumayan mahal sehingga tak jarang mereka memperkerjakan orang lain untuk dijadikan tim.

Belum lagi orang yang memiliki penghasilan menjadi seorang youtuber, banyak yang berlomba-lomba menjadi youtuber.

#CrazyRich
#TantanganMenulisHarike20 
#TantanganMenulisGurusiana

Rabu, 09 Maret 2022

#KuaciKupas#TantanganMenulisHarike19 #TantanganMenulisGurusiana

Saya beli biji labu dan biji bunga matahari kupas karena sebelumnya melihat Yazid membeli biji labu untuk makanan hamster peliharaan Yazid. 

Ingin makan lebih banyak lagi, sayapun memesan kembali secara online.

Saya melihat ada pilihan paket biji matahari dan biji labu seharga 65.000 rupiah.

Sayapun tertarik membelinya karena memang harus beli 2 agar mendapatkan promo free ongkir.

Tak lama kedua biji itu sampai, tentu saja bagai mimpi karena makan.kuaci tanpa kulit, tidak usah repot mengupas kuaci.

#KuaciKupas
#TantanganMenulisHarike19 
#TantanganMenulisGurusiana

Selasa, 08 Maret 2022

#Puisi#TantanganMenulisHarike18 #TantanganMenulisGurusiana

Waktu menunjukkan pukul 23.27
Sudah mepet ke jam 12.00
Bingung mau menulis apa
Di waktu yang sudah sempit

Akhirnya saya putuskan
Untuk menulis puisi saja
Karena lebih ringan
Lebih simple

Tinggal menuangkan isi kepala
Tidak perlu banyak berpikir 
Yang terlalu rumit
Serta tidak perlu banyak edit 

Berbeda jika 
Menuliskan cerita
Harus dipikirkan isi cerita
Alur cerita juga

#Puisi
#TantanganMenulisHarike18 
#TantanganMenulisGurusiana

Senin, 07 Maret 2022

#MelatihKucing#TantanganMenulisHarike17#TantanganMenulisGurusiana

Beberapa hari ini anak-anak mencoba mengajari salaman kucing-kucing di rumah.

Dari ke tiga kucing rupanya hanya 1 yang cepat menangkap pelatihan yang diberikan. 

Saya tanya ke Yazid apa kendala dari 2 kucing lainnya. Kata Yazid yang satu tidak mau diajari, tidak mau memberikan kakinya untuk diajak salaman dan satu lagi lincah kesana kemari, tidak bisa duduk diam.

Setelah saya melihat video ini, jadi senyum sendiri karena apa yang Yazid sampaikan terdokumentasikan secara nyata dimana satu kucing bermalas-malasan tidak mau diajari, satu kucing ga mau diam dan satu lagi duduk manis mau menerima pelajaran.

Jadi ingat dengan diri sendiri yang kadang cepat dan kadang lambat kalau belajar, tergantung mood. 

Rupanya kucing juga sama ada yang cepat dilatih dan ada yang lambat.

Apa yang saya lakukan seringkali tergantung niat, innamal a'malu binniyat, segala perbuatan tergantung niatnya.

Maksudnya jika saya bersungguh-sungguh, akan bisa dan cepat belajarnya tapi kalau malas-malasan tentu ga akan bisa-bisa.

Tapi ada juga yang saya sudah bersungguh-sungguh tapi ga bisa-bisa, disitu diuji kesabaran saya apakah akan lanjut atau stop.

#MelatihKucing
#TantanganMenulisHarike17
#TantanganMenulisGurusiana

Minggu, 06 Maret 2022

#MieCakalang #TantanganMenulisHarike16 #TantanganMenulisGurusiana

Entah kapan terakhir makan Indomie Goreng Rasa Cakalang, yang jelas sudah tahunan.

Bukan tanpa alasan lama ga makan rasa cakalang, kami ubek-ubek seantero Bogor, ga nemu rasa cakalang.

Kamis (03/03) tiba-tiba keingetan beli online tapi yang daerah JABODETABEK harganya selangit, udah kaya makanan sultan.

Dicari-cari yang terjangkau, ada di daerah Manado Sulawesi Utara. 

Biarpun murah sempat ragu karena jauh, kebayang paketnya akan dibanting kesana kemari dan sampai Bogor sudah berubah menjadi bubuk mie namun akhirnya saya coba beli sedikit dulu, tentu saja pilih yang free ongkir karena kalau pakai ongkir biayanya ratusan ribu, lebih mahal ongkir dari mie.

Tiap hari saya lacak perjalanan paketnya, hiburan tersendiri melihat progress perjalanan mie yang jalan-jalan nyebrang pulau.

Hari ini (06/03) mienya sampai, kardus saya buka perlahan sambil deg-degan karena sudah membayangkan akan menerima bubuk mie. 

Alhamdulillah apa yang dipikirkan tidak terjadi, mie diterima dalam keadaan utuh tidak remuk apalagi bubuk. Itu artinya saya bisa coba beli lagi kalau lagi kepengen. 

Oh ya, yang kepengen banget dengan mie cakalang ini pak suami karena pernah kerja keliling nusantara sampai pelosok daerah, keluar masuk jalan kecil, belum aspal bahkan sampai naik rakit. Suami suka kangen dengan makanan khas yang dicicipi saat sedang di daerah.

Walau ga nyambung, mie cakalang ini setidaknya bisa mengobati rindu makan olahan cakalang di daerah asalnya.

#MieCakalang 
#TantanganMenulisHarike16 
#TantanganMenulisGurusiana

Sabtu, 05 Maret 2022

#Pantun #TantanganMenulisHarike15 #TantanganMenulisGurusiana

Makan udang pakai kerupuk
Malam udah larut mata ngantuk

Kalau libur paling berasa
Ingin tidur tapi ga bisa

Sehat itu idaman semua manusia
Ingat belum nulis Gurusiana

Kalau situ turun dari bas
Tidak mau terjun bebas

Dari pada masak tumis
Lebih baik mulai menulis

#Pantun 
#TantanganMenulisHarike15 
#TantanganMenulisGurusiana

Jumat, 04 Maret 2022

#Terbangun#TantanganMenulisHarike14 #TantanganMenulisGurusiana

Jam 23.29 saya terbangun oleh suara yang membangunkan saya.

Langsung lihat jam dan tersadar belum menulis.

Segera menulis apa saja yang terlintas di kepala, bituh waktu untuk berpikir dan menulis, kutulis sambil terkantuk-kantuk dan mengeluarkan air mata karena menguap.

#Terbangun
#TantanganMenulisHarike14 
#TantanganMenulisGurusiana

Kamis, 03 Maret 2022

#Bintang5 #TantanganMenulisHarike13 #TantanganMenulisGurusiana

Selama menggunakan jasa ojol, seingat saya selalu memberikan bintang 5 demi keberlangsungan abang ojol agar tetap eksis.

Namun rupanya ada saja orang yang memberikan bintang 1 dengan alasan tidak jelas.

Kasihan lah, jangan diberi bintang 1. Sayapun bukannya tidak pernah dikecewakan tapi apapun kecewanya tetap saya kasih bintang 5. 

Itu saya lakukan karena pernah dapat info kalau bintang 1 bisa mempengaruhi karir abang ojol.

Dari situ saya tidak pernah kasih bintang 1. Apa susahnya menyenangkan orang lain, kitapun senang kalau diberikan kebahagiaan oleh orang lain. 

Lagipula apa ruginya kita memberikan bintang 5, tinggal klik saja tanpa harus keluar keringat, waktu dan uang. 

Memberi bintang 5 merupakan hal kecil berpengaruh besar untuk orang lain.

#Bintang5 
#TantanganMenulisHarike13 
#TantanganMenulisGurusiana

Rabu, 02 Maret 2022

#Pendapat #TantanganMenulisHarike12 #TantanganMenulisGurusiana

Semua orang memiliki pendapat yang berbeda.

Kita yidak dapar memaksakan pendapat kita ke orang lain. Bayangkanlah, bagaimana rasanya jika orang lain memaksakan kehendak pada kita. Ga enak bukan?

Sudah pasti ga akan enak.saat orang lain memaksakan kehendak.pada kita.

Jadi kita tidak.boleh memaksakan kehendak kita pada orang lain.

#Pendapat
#TantanganMenulisHarike12 
#TantanganMenulisGurusiana

Selasa, 01 Maret 2022

#Komentar#TantanganMenulisHarike11 #TantanganMenulisGurusiana

Aneh sekali, ada orang berkomentar pedas di postingan medsos saya.

Yang pertama bilangnya jangan tersulut, kita harus santun.

Lalu di postingan kedua orangbyang sama kembali berkomentar tidak suka dengan kalimat yang berbeda.

Kedua komentar itu hanya saya jawab dengan memberikan emoticon.

Saya tidak ingin mendebatnya apalagi di media sosial, hanya akan memperkeruh suasana saja.

Pemikiran saya, jika kita ada yg ingin diungkapkan, silahkan buat postingan sendiri jangan berkomentar di postingan orang lain.

#Komentar
#TantanganMenulisHarike11 
#TantanganMenulisGurusiana