Sabtu, 26 Februari 2022

#NailaPart6#TantanganMenulisHarike8#TantanganMenulisGurusiana

Keesokan harinya Naila dan ibu sampai di Terminal Kampung Manggis, saat turun dari bis, Naila merasakan Kota Bunga ini lebih sejuk dari Kota Hujan. 

Selain kesejukan, keharumanpun dapat dirasakan saat pertama kali menginjakkan kaki di terminal.

Bagaimana tidak harum, terminalnya dikelilingi oleh kebun bunga beraneka ragam, sangat indah dipandang mata.

"Kita kemana nih bu?" Tanya Naila bingung. 

Naila, anak baru lulus SMA yang tidak pernah pergi sejauh ini merasa bingung karena disini tidak memiliki sanak keluarga. 

"Iya, ibu juga bingung Nai, pantes bapakmu khawatir banget karena kita tidak kenal siapapun," jawab ibu. 

"Ya sudah bu, kita ke kampus saja dulu," tiba-tiba Naila mendapatkan ide. 

"Betul Nai, nanti kita cari kostan sekitar kampus ya," ibu menyambut baik ide Naila. 

Di terminal ada angkutan umum yang sedang menunggu penumpang. Ibu dan Naila menyimpan semua koper dan tas besar di pojokan terminal agar aman tidak terlihat orang lain. 

Nai menunggui koper dan ibu menghampiri salah satu angkot untuk bertanya kendaraan yang jurusan ke Universitas Negeri Bunga tempat Naila akan menuntut ilmu. 

Akhirnya ibu mendapatkan angkot khusus mengangkut ibu dan Naila saja beserta barang-barang. 

"Pak, nanti saya akan minta berhenti di beberapa tempat ya karena sambil survey kostan," pinta ibu. 

"Siap bu, saya hari ini khusus melayani ibu dan putri ibu agar tenang mencari kostannya," jawab pak sopir. 

"Alhamdulillah, terima kasih pak," ibu merasa bersyukur sekali atas kemudahan yang didapat. 

#NailaPart6
#TantanganMenulisHarike4
#TantanganMenulisGurusiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar