Minggu, 17 April 2022

#YaAllahSembuhkanlahYasiraamiin.#TantanganMenulisHarike3 #TantanganMenulisGurusiana

Pagi ini (17/04) jam 9.50, suami kirim WA mengabarkan trombosit Yasir yang turun drastis, awal 185, 119, 95, 59.

Tentu saja saya kaget dan tak dapat menahan air mata, panik dan bingung, do'a tiada henti dipanjatkan untuk kesembuhan Yasir.

Dirawat di RS adalah ikhtiar kami, kami berharap semua membaik dan Yasir sembuh kembali seperti sedia kala.

Di tengah kekalutan itu, tanpa berpikir panjang, saya WA ke beberapa group dan ke personal juga memohon do'a dari semuanya atas kesembuhan Yasir. 

Sesuatu yang saya tahan sejak Jumat dengan tidak mengabarkan untuk menghindarkan kekhawatiran tapi tadi pagi saya nekat karena sudah bingung mau ikhtiar bagaimana lagi selain meminta do'a kesembuhan dari orang-orang yang tulus. Yang ada di kepala hanya satu saja pagi tadi, meminta do'a dari orang-orang dekat, bisa dikata keluarga yang tulus mendo'akan kesembuhan Yasir.

Setelah itu, banyak saran dan masukan bahkan ada yang kirim obat yang perlu dikonsumsi Yasir. Saya kesana kemari mengambil obat, Yasin juga sibuk membeli obat fufang, Bu Ningsih mencari daun ubi, pokoknya hari ini saya tidak bisa fokus, segalanya agak dipaksakan agar terlihat baik-baik saja, saya menangis hingga mata menjadi sembab, mamah nengok ke RS, ninin telpon sambil menangis-nangis. 

Ya Allah, sembuhkanlah Yasir, aamiin.

#YaAllahSembuhkanlahYasiraamiin.
#TantanganMenulisHarike3 
#TantanganMenulisGurusiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar