Sebenarnya sudah malas menulis, jenuh juga sekarang kalau setiap hari karena sering kehilangan ide dan bingung mau nulis apa.
Saya semangat nulis saat ada moment tertentu yang berkesan di hati. Moment seperti itu jarang terjadi malah kadang lupa untuk saya tuliskan karena barusan teringat akan peristiwa yang ngena di hati dimana tanggal 25 kemarin adalah hari ulang tahun saya.
Saya sebenarnya menganggap biasa karena sejak kecil tidak ada tradisi ulang tahun dan tidak ada kata saling mengucapkan selamat ulang tahun.
Semua tanggal berlalu biasa saja tanpa ucapan selamat ulang tahun apalagi acara traktir dan kasih kado, jauh dari kehidupan kami.
Namun setelah menikah rupanya dengan suami beda kebiasaan, keluarga suami terbiasa perayaan kecil-kecilan setiap ulang tahun misal bikin nasi kuning atau bikin kue ulang tahun bahkan makan di luar.
Kebiasaan itu dibawa hingga anak-anak kami sudah 6 dan besar-besar, dimana setahun 8 kali kami beli kue dan makan di luar secara khusus saatbada yang ulang tahun walau makan di luar sudah sering dilakukan tapi kalau ada yang ulang tahun beda lagi niatan dalam hati.
Begitu pula kemarin (25/04) suami menawarkan saya untuk beli kue tart, saya menolak karena lumayan harga kue tart yang bisa 300 ribu lebih kan sayang lagi pula kita sedang puasa Ramadhan, tidak ada keinginan untuk makan kue tart.
#UlangTahun
#TantanganMenulisHarike2
#TantanganMenulisGurusiana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar