Sabtu, 09 April 2022

#Kanaya#TantanganMenulisHarike50#TantanganMenulisGurusiana

Diana tidak habis pikir akan reaksi Kanaya adiknya yang diluar konteks. Setelah transfer, Diana hanya bertanya "uangnya buat apa?" 

Sebenarnya Kanaya cukup hanya menjawab saja namun setelah menjawab malah bertanya "kenapa?" Baper sekali pikir Diana.

Diana malas menjawab pertanyaan "kenapa" itu karena tidak mau berpanjang lebar. Dibalik pertanyaan Diana ada sebabnya, biasanya Kanaya suka bilang kalau uang yang dimintanya itu untuk membeli suatu keperluan seperti beli gas, token listrik, beras bahkan untuk bayar SPP.

Belasan tahun Diana diam dan selalu mengalah saat harus transfer puluhan ribu, ratusan ribu bahkan jutaan.

Yang tidak habis pikir, katanya gaji suaminya sudah mapan tapi kenapa masih juga mengganggu ketentraman rumah tangga Diana. Dulu sangat mengganggu keutuhan rumah tangga karena kerap kali suami Diana protes atas kebiasaan Kanaya padahal keadaan keuangan Diana dan suami saat itu penuh dengan keterbatasan, jangankan untuk memberi uang pada Kanaya bahkan untuk mereka sendiripun Diana kerap menggadaikan cincin nikah.

Tak jarang dulu Diana dan suami sering bertengkar atas perilaku Kanaya namun seiring berjalannya waktu dan karena kedewasaan masing-masing, sekarang sudah tidak pernah bertengkar lagi. 

Suami Diana merasa keluarganya tidaklah sesering keluarga Diana yang kerap minta uang setiap saat. 

Kalau ada yang mengganjal di hati atas sikap Kanaya yang kerap minta uang cukup bersabar saja dan puncaknya yang terakhir saat Diana menanyakan penggunaan uang yang dimintanya. 

Kanaya harusnya jangan marah pada Diana tapi sebaiknya introspeksi diri dan menasihati suaminya yang lebih mementingkan beli rokok ketimbang untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga kecil mereka. Rokok yang dibeli lumayan besar, menghabiskan puluhan ribu per hari. 

Menuntut tanggung jawab pada suami tidak adal salahnya, bisa disampaikan pelan-pelan. Patuh pada suami itu harus namun menuntut tanggung jawabnya suami pada kita tetap bisa dilakukan agar ada solusi misal suruh berhenti beli rokok karena tidak ada uang untuk makan. Apalagi jika suami yang mengajak memusuhi saudara sendiri, itu perlu tidak dipatuhi. Sampai saudara masuk ke liang lahatpun masih dimusuhi dengan tidak takziah padahal Diana dan suami yang dari jauh saja datang menghadiri pemakaman. 

Kanaya harus bijak dalam berbuat sesuatu, segala sesuatunya harus dipikirkan masak-masak, bisa menyaring informasi yang akan disampaikan pada orang lain jangan begitu saja disampaikan mentah-mentah.

Daripada Kanaya harus minta-minta kan lebih baik menagih tanggung jawab dari suaminya bukan malah menunjukkan taringnya pada Diana seolah ingin mengcengkram.

Kanaya pasti protes kalau dibilang minta, bagi Diana walaupun bilangnya pinjam tapi belasan tahun hanya pinjam terus lalu pinjam lagi tanpa ada ganti yang sebelumnya, anggap saja minta selama belum diganti. Kan lucu setiap kali minta selalu bilang pinjam yang entah kapan digantinya, hanya bilang "pinjam, nanti juga diganti," tapi ga diganti-ganti. 

Jika ada kesamaan nama ataupun kejadian, itu adalah inspirasi murni dari penulis untuk bahan tulisan.

#Kanaya
#TantanganMenulisHarike50
#TantanganMenulisGurusiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar