Ketika kehilangan seseorang kita seolah ingin melakukan apapun asal dia kembali.
Itu hanyalah angan belaka karena sebuah hal yang mustahil menghidupkan yang sudah tiada.
Kadang kala untuk menghibur rasa sedih, seseorang akan membelikan karangan bunga sebagai wujud empati dan berharap bisa menebus kekurangan kita selama berinteraksi.
Sepertinya itu pula yang dirasakan orang-orang saat salah satu pasangan artis meninggal, mereka berlomba-lomba menyumbang membelikan rumah untuk anaknya yang tersisa masih hidup.
Kakek dan neneknya orang mampu tapi penyumbang tidak melihat itu, mereka merasakan memiliki kedekatan emosional dengan orang tuanya yang telah tiada.
Jika dipikir-pikir, kenapa tidak diberikan saat masih pada hidup karena memiliki rumah adalah impian mereka.
Itulah opini kali ini bahwa segala sesuatunya baru terasa berharga setelah tiada, waktu masih ada dianggap keinginan biasa saja seperti kebanyakan orang tapi setelah tiada banyak orang yang ingin mewujudkan impiannya.
#Terasasetelahtiada
#TantanganMenulisHarike6
#TantanganMenulisGurusiana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar