Hari ini (12/03) saya ketemuan dengan teman-teman secara offline.
Pertemuan yang seharusnya membahagiakan namun sebaliknya, bertemu untuk perpisahan, hiks.
Sebelum pergi, air mata membanjiri pipi karena tak kuasa menahan tangis. Berkali-kali kerudung dijadikan pengering air mata agar tidak sampai mulut.
Sudah sunnatullah, ada pertemuan ada perpisahan, namun tetap saja merasa sedih, sudah manusiawi karena tiap-tiap kita punya hati.
Harus tegar dan dihadapi dengan lapang dada. Perpisahan di dunia bukanlah akhir dari segalanya karena semua tetap akan pergi cepat atau lambat, suka atau tidak, siap tidak siap harus siap.
Begitulah siklus kehidupan sudah ada masanya, roda terus berputar, waktu terus berjalan mengikuti takdir akan membawa kemana, harus menerima atas segala yang sudah ditetapkan.
Do'a-do'a tulus dan saling support menjadi penyemangat disaat sedang galau, baper dan sedih.
Rasa persaudaraan yang sudah tak diragukan lagi walau bukan sedarah, disatukan dalam cinta dan kasih sayang satu sama lain.
#Berpisah
#TantanganMenulisHarike22
#TantanganMenulisGurusiana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar