Keinginan Rani sangat kuat sekali untuk mengajak Dita putrinya ke negeri Jiran untuk melihat-lihat kampus masa depannya.
Saat ini Dita menginjak kelas 11 dan tahun depan sudah kelas 12 yang harus menentukan tempatnya untuk menimba ilmu di perguruan tinggi.
"Ayo teh, kita ke Malaysia ya, insya Allah bulan September nanti, supaya teteh bisa lihat-lihat tempat kuliah yang cocok." Begitu Rani menyampaikan keinginannya.
Rani sangat percaya diri bahwa Doni suaminya akan mengizinkan karena tahu betul kalau suaminya itu sangat antusias menyekolahkan anak-anaknya di Jiran setelah Budi anak sulung Rima dan Edwin telah lebih dulu kuliah di sana.
Rani bertekad akan berangkat berdua saja dengan Dita berbekal uang simpanannya. Ranipun mulai merayu suaminya supaya mengizinkan.
"Emang kenapa harus kesana segala? Udah langsung aja kuliah disana."
Jawaban yang sudah Rani duga tapi Rani tidak kehabisan akal, "Dita ini beda bi, tidak seperti Budi yang mau nurut begitu saja keinginan orang tuanya, biarkan Dita melihat-lihat dulu kampusnya disana."
Doni hanya diam, sepertinya membenarkan kata-kata istrinya namun belum juga bisa mengeluarkan izin untuk Rani, mungkin masih cemas kalau hanya berdua saja yang berangkat.
Dita sendiri tentu akan mau diajak melihat-lihat, kan bisa sambil jalan-jalan juga.
(Bersambung)
#RencanaRani(Bagian1)
#TantanganMenulisHarike13
#TantanganMenulisGurusiana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar