Selasa, 14 Oktober 2014

“Perlukah membuka HP pasangan kita untuk mengetahui isinya?”

Cahyadi Takariawan
“Perlukah membuka HP pasangan kita untuk mengetahui isinya?”
Pertanyaan ini pernah saya lontarkan dalam sebuah kelompok diskusi kecil, terdiri dari delapan orang suami. Jawaban mereka sangat beragam.

Ada yang berpendapat, tidak perlu. “Isi sms adalah hak privasi kita, maka pasangan kita tidak perlu membuka dan mengetahui apa saja isi HP kita. Yang penting harus saling percaya”, jawab seorang suami.

Ada yang berpendapat, perlu tapi sesekali waktu saja. “Ini untuk saling menjaga dan mengingatkan antara suami isteri, agar tidak ada rahasia di antara kita”, kata seorang suami.

Ada pula yang berpendapat, tergantung kesepakatan antara suami dan isteri tersebut. “Kalau suami dan isteri sepakat untuk saling melihat isi HP, maka berarti HP kita harus bisa diakses dengan mudah oleh pasangan kita. Kalau bersepakat untuk tidak saling melihat isi HP, harus saling percaya dan tidak saling curiga”, jawab yang lain lagi.

Saya sendiri merasa tidak perlu menyeragamkan jawaban atas pertanyaan tersebut. Karena “membuka HP pasangan kita”, itu sesuatu yang sangat teknis. Yang sangat diperlukan oleh suami isteri adalah suasana saling percaya, saling menjaga, saling menasihati, saling memperhatikan, saling memahami, saling terbuka, saling mempercayai, dan saling menguatkan dalam kebaikan.

Landasannya adalah kepercayaan kepada pasangan, bukan kecurigaan. Keseluruhannya dilakukan karena dorongan cinta dan kasih sayang kepada pasangan.

Terserah kita, apakah mau melihat isi HP pasangan kita atau tidak. Karena ini terlalu teknis. Namun yang terpenting, jangan cuek terhadap kondisi pasangan, jangan saling membiarkan, jangan saling mengkhianati, jangan saling menutup diri, jangan saling menjauhi, jangan saling membenci, jangan saling mencurigai, jangan saling memata-matai.

Jadikan hubungan dengan pasangan menjadi sesuatu yang paling indah dan paling berharga dalam kehidupan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar