PERCAKAPAN SEORANG SUAMI DENGAN IBUNYA
Suami (S): Assalamu'alaikum...
Ibunda (I): Wa'alaikumussalam.. Lho, nak.. kok tumben
pulang gak bilang2.. Mana
istrimu?
S: Istri di rumah, bu.. Saya gak bilang ke istri
kalau mau ke sini. Hehehe..
I: Lho.. kenapa? Ya, gak boleh, lho.. kayak gitu??
S: Bu, saya mau tanya.. Sesibuk itukah jadi ibu rumah tangga??
I: Kenapa?? Kamu ada masalah sama istrimu??
S: Ya, saya bingung aja, bu.. Rumah gak pernah beres, tiap malam mengeluh capek, sedangkan saya yg kerja
tiap hari aja biasa. Yang aneh lagi, bu.. Kenapa istri
saya tidak pernah berdandan? Padahal itu
kan diwajibkan, istri
harus terlihat cantik di depan suami. Saya liat
ibu kok biasa aja, gak
pernah sesibuk istri saya.
I: Nak, dengar ibu baik2.. Pekerjaan ibu rumah tangga memang tidak banyak, hanya berkutat pada membersihkan rumah, memasak, dan
menggurus anak serta melayani suami.
Tapi pekerjaan itu sungguh mengguras tenaga dan pikiran. Coba lihat, mana pernah istrimu mengerjakan suatu pekerjaan sampai selesai? Yang istrimu lakukan pasti
mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Karena apabila tidak seperti itu, satu pekerjaan selesai namun pekerjaan lainnya tidak tertangani
S: Tapi kenapa rumah jarang sekali rapi?
I: Karena istrimu lebih memprioritaskan anakmu daripada segalanya. Sedangkan pekerjaan mengurus anak memang sangat menyenangkan, namun membutuhkan kesabaran dan ketelatenan yg ekstra agar anakmu tidak jatuh, tidak nangis ataupun mendapatkan perhatian yg cukup dari ibunya.
Jadi, yaa.. pantaslah kalau tiap hari istrimu mengeluh capek.
Tetapi sesungguhnya hanya di bibir saja dia
mengeluh capek, karena
sebetulnya dia hanya memancingmu untuk
meminta sedikit perhatianmu di waktu
senggangnya ketika buah hati kalian telah tertidur pulas.
S: Tapi, bu.. tidak sempatkah dia merawat dirinya sebentar saja..? Dulu saja, sering sekali dia
luluran, lah..
ya, facial, lah..
creambat, lah..
ya, spa, lah..
I: Hahaha... Anakku.. anakku.
Sejatinya seorang wanita itu sangat suka keindahan & dimanja. Tidak ada wanita manapun yg menolak untuk facial, luluran, apalagi spa.
Tapi kembali lagi.. ketika istrimu baru saja membuka perlengkapan
tempurnya ( baca: kosmetik), tiba2 terdengar anakmu menangis dan akhirnya tidak jadilah dia merawat diri.
Jangankan luluran bagi seorang ibu rumah tangga yg punya anak kecil.. guyuran air mandi saja sudah menjadi obat bagi capek yg dia rasakan.
Jadi.. jangan sekali2 kau banding2kan istrimu dgn
teman kerjamu atau
wanita lain yg terlihat begitu cantik dengan polesan kosmetiknya & indah penampilannya!!!
Istrimu sudah berkorban merelakan waktu yg
paling dia senangi untuk
mengurus anakmu.
Dan kamu melihat ibu biasa saja karena memang anak2 ibu sudah besar.
Begitu juga dengan istrimu nanti ketika anak
kalian sudah besar, dia
akan lebih memperhatikan dirinya dan merawat diri lagi.
INGAT, nak.. pesan ibu, bersabarlahlah..
Jangan sampai kau tergoda dengan perempuan lain hanya karena istrimu tidak berdandan & penampilannya tidak menarik.
Sayangi istrimu..
Luangkan sedikit waktu untuk mengusir kelelahannya dan kepenatannya.
Sekarang pulanglah.. lalu peluk serta cium istrimu
dengan mesra sebagai ungkapan terima kasih telah merawat serta mengurus kau & anakmu, juga membersihkan rumah & menyiapkan kebutuhan kalian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar