Selasa, 26 Agustus 2014

Tajwid Cinta

Tajwid cinta 

Sayang, saat pertama kali berjumpa denganmu,  aku bagaikan berjumpa dengan Saktah hanya bisa terpana dengan nafas sebentar

Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara Idham Billaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada

Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti idzhar, jelas dan terang

Jika Mim mati bertemu Ba, disebut Ikfa Safawi ,  maka jika aku bertemu dirimu, itu di sebut cinta

Cintaku padamu seperti Mad Lazim...
Paling panjang di antara yang lainnya..

Setelah kau terima cintaku,hatiku rasanya seperti Qolqolah Qubro...
Terpantul pantul dengan keras

Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iqlab,  ditandai dengan dua hati yang menyatu.

Sayangku padamu seperti  Mad Tobi'i dalam Qur'an.
Buanyaaakkk benerrrr

Semoga dalam hubungan, kita ini kayak Idgham Bilagunnah ya,
Cuma berdua, Lam dan Ro

Layaknya Waqah  Mu'annaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya, dia atau aku?

Mesti perhatianku tak terlihat  kayak Alif Lam Syamsiah,  cintaku kepadamu seperti Alif Lam Qomariah, terbaca jelas.

Sayang, kau dan aku seperti Idgham Mutajanisain.
Perjumpaan dua huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya

Aku harap cinta kita seperti Waqaf Lazim,  terhenti sempurna di akhir hayat.

Sama halnya dengan Mad 'Aridh di mana tiap Mad bertemu Lin sukun Aridh akan berhenti,  seperti itulah pandanganku ketika melihatmu

Layaknya huruf Tafkim, namamu pun bercetak tebal di pikiranku.

Seperti huruf Imalah, dikhususkan untuk Ro saja, begitu juga aku yang hanya untukmu

Semoga aku menjadi terakhir untuk kamu seperti Mad Aridlisukun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar