★ KAPANKAH CUKUP ITU CUKUP? ★
Berapa BANYAK dan BESAR sebuah kepemilikan baru disebut cukup?
Jawabannya menjadi pertanyaan:
Berapa BANYAK baru disebut banyak?
Berapa BESAR baru disebut besar?
Jawabannya tidak ada.
Kalau kita mengukur dengan timbangan KESERAKAHAN, maka seberapa BANYAK pun belum banyak. Seberapa BESAR pun belum besar. Seberapa TINGGI pun belum tinggi. Seberapa kaya pun belum kaya. Seberapa berkuasa pun belum berkuasa!
Jika kita bertanya pada orang terkaya di dunia 'sudah cukupkah harta benda Anda?' Mungkin jawabannya, 'Belum...'
Keserakahan adalah lubang yang tak berdasar. Ditimbun dengan segenap isi bumi pun tak pernah bisa penuh! Seribu alam semesta dimasukkan ke dalamnya pun tak mampu memenuhinya! Bagi keserakahan, tak ada kata cukup .
Kapankah cukup itu cukup?
Kalau Kita mau bersyukur, sekarang juga sudah cukup!
CUKUP TIDAK DITENTUKAN DARI SEBERAPA BANYAK DAN BESAR YANG kita MILIKI MELAINKAN. SEBERAPA BESAR RASA SYUKUR kita !
Rasa syukur membuat setiap hari kita menjadi bahagia karena setiap hari adalah hari yang berkecukupan!
Walaupun hidup kita pas pasan bahkan kekurangan, namun ajaib sekali rasa syukur membuat hati kita puas dan bahagia!
Dimanakah CUKUP itu?
Cukup ada dalam rasa SYUKUR...
"Janganlah kita menjadi hamba uang dan cukupkanlah diri dengan apa yang ada pada kita..."
" KESERAKAHAN ADALAH KEMISKINAN, RASA SYUKUR ADALAH KEKAYAAN SEJATI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar