Hikmah hadist ke 24
Perbedaan Hadist Qudsi dengan Al Qur'an
Baca Qur'an ~~~~ jadi ibadah
Hadist ~~~~~~ tidak ibadah
Setiap ayat dan huruf, al Qur'an pasti kebenarannya, hadist ada yang mutawatir dan dhaif, lafaz dan makna Q diriwayatkan dari Allah SWT, QS Qiyamah "dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka ikuti, kewajiban Allah lah untuk menjelaskan dan menafsirkannya, qudsi maknanya saja dari Allah sedangkan lafaznya dari Rasulullah, dalam sisi hukum sama jika wajib jadi wajib, sunah jadi sunah dsb, ke dzaliman adalah menempatkan sesuatu diluar batas (pinjam uang 100 diganti 50) atw melampaui batas (pinjam 1 minggu, bayar 2 minggu kemudian). "Sesungguhnya kedzaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat.
Kedzaliman dibagi 2:
1. Dzalim kepada dirinya sendiri. Dzalim yang tidak melibatkan orang lain, nabi Adam "Robbana dzolamna anfusana" Ya Allah aku telah dzalim pada diri sendiri.
2. Dzalim kepada orang lain, diharamkan oleh Allah.
Kedzaliman adalah dosa yang sangat besar. Ada 2 dosa yang Allah cepatkan azab di dunia yaitu anak yang durhaka dan yang dzalim. Sedngkan dosa akan ditangguhkan di akhirat.
Syarat tobat:
1. Menyesal
2. Tidak diulang
3. Bersungguh2
4. Jika berkaitan dengan orang lain, Allah tidak akan memaafkan jika orang yang terdzolimi belum memaafkan.
Setiap manusia punya kesalahan.
Ad Dzariat : 56 - 57
Segala sesuatu yang tidak dibatasi oleh syariat, berdo'lah kepada Allah "kulhuwallah hu ahad, Allahushomad, bergantunglah kepada Allah.
Yang dibatasi oleh syariat misalnya berdo'a pengen jadi nabi, pengen jadi malaikat dll.
Yang baik Allah balas dngan kebaikannya, yang jelek Allah balas dengan kejelekannya.
Allah SWT mengharamkan kedzaliman walaupun mampu, membalasnya dwngan adil.
Ber'doalah kepada Allah
Beramal sholeh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar